Viktor Gyokeres dan Nomor 14 Arsenal: Warisan Thierry Henry yang Siap Ditantang

Viktor Gyokeres resmi gabung Arsenal dengan nomor 14 ikonik. Ia tolak perbandingan dengan Henry dan siap tulis cerita sendiri di Premier League.

Diperbarui 31 Juli 2025, 16:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Penerimaan hangat dari rekan setim dan fans juga membantunya beradaptasi. Saat diperkenalkan di Singapura, suporter memberikan sambutan luar biasa. Itu jadi motivasi tambahan baginya.

Drama Transfer dan Keinginan Kuat Gabung Arsenal

Perjalanan transfer Gyokeres tidak berjalan mulus. Ia menolak kembali berlatih dengan Sporting CP demi menanti kesepakatan tercapai. Prosesnya sempat alot, tapi ia yakin keputusan bergabung dengan Arsenal sudah tepat.

“Saya belum pernah ada di situasi seperti ini sebelumnya,” akunya. Selama negosiasi, ia tetap berlatih sendiri. Rutinitas hariannya hanya seputar gym, makan, dan tidur. Semua itu ia lakukan demi menjaga kondisi.

Arsenal sempat bersaing dengan Manchester United yang datang belakangan. Namun, Gyokeres tidak tergoda. “Ada klub lain yang tertarik, tapi saya tidak merasa itu pilihan sulit,” katanya dengan tegas.

Ia mengungkapkan alasan utamanya: merasa diinginkan oleh Arsenal. Klub besar dengan sejarah panjang itu langsung menarik hatinya. Ia ingin menjadi bagian dari tim dan merasakan atmosfer Emirates.

Kembali ke Inggris: Siap Hadapi Tantangan Premier League

Kepindahan ke Arsenal menjadi semacam pulang kampung bagi Gyokeres. Ia pernah bermain di Inggris bersama Brighton, Swansea, dan Coventry. Namun, ini kali pertama ia berstatus bintang Premier League.

Baginya, Premier League tetap menjadi kompetisi terbaik di dunia. Maka, ketika ada kesempatan kembali, ia tidak pikir panjang. Kali ini ia datang dengan jam terbang lebih matang dan rasa percaya diri yang tinggi.

Adaptasi diyakininya akan lebih cepat berkat pengalamannya di Inggris. Ia sudah terbiasa dengan cuaca dan gaya hidup. Meski begitu, ia tetap menyadari bahwa gaya main dan suasana tim masih baru baginya.

Ia juga senang bisa reuni dengan Ben White, eks rekan setimnya di tim muda Brighton. Pertemuan itu membantunya menyesuaikan diri lebih cepat. Ia juga mendapat dukungan dari Martin Odegaard, rekan senegaranya yang kini jadi kapten.

Target Realistis dan Komitmen Untuk Kolektivitas Tim

Catatan gol Gyokeres di Sporting luar biasa, 97 gol dari 104 laga. Tapi ia menolak dijadikan solusi instan bagi ambisi Arsenal. Menurutnya, keberhasilan hanya bisa diraih jika seluruh tim berkontribusi bersama.

“Saya pikir, Anda butuh 11 pemain di lapangan dan pemain cadangan yang bisa memberi dampak,” ujarnya. Baginya, kekompakan dan kerja tim lebih penting dari sekadar satu nama besar di lini depan.

Ia tidak menetapkan target gol tertentu untuk musim ini. Fokusnya hanya menjaga level performa seperti di Portugal. Arteta sendiri belum memberikan arahan detail, karena Gyokeres baru mengikuti satu sesi latihan.

Instruksi yang diberikan sejauh ini hanya agar ia memaksimalkan kekuatannya. Arteta menyesuaikan taktik Arsenal agar mengakomodasi gaya lari langsung sang striker. Proses adaptasi masih berjalan.

Dengan dua pekan tersisa sebelum laga pembuka Premier League melawan Manchester United, Gyokeres yakin dirinya akan siap. Ketika ditanya soal kondisi fisiknya, ia hanya menjawab singkat: “Ya.”

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan