Rasmus Hojlund di Persimpangan Jalan: Haruskah Manchester United Menjualnya?

Manchester United dikabarkan masih akan mendatangkan striker baru. Langkah ini memunculkan tanda tanya besar soal masa depan Rasmus Hojlund.

Diperbarui 25 Juli 2025, 14:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Manchester United mencoba bangkit setelah musim lalu berakhir dengan kekecewaan. Klub memilih pendekatan transfer yang lebih realistis dan terencana.

Hingga saat ini, MU telah menghabiskan 153 juta euro untuk mendatangkan Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Keduanya diharapkan bisa mendongkrak performa lini serang.

Tak berhenti di situ, Setan Merah dikabarkan masih akan mendatangkan striker baru. Anggaran total transfer mereka bisa melebihi 200 juta euro.

Langkah ini memunculkan tanda tanya besar soal masa depan Rasmus Hojlund. Apakah MU akan menjual striker muda itu setelah performanya belum memuaskan?

Statistik Hojlund di MU Masih Mengecewakan

Rasmus Hojlund belum menunjukkan performa yang sepadan dengan banderolnya. Musim lalu, ia hanya mencetak 10 gol dari 52 penampilan.

Performa ini tentu mengecewakan, apalagi mengingat MU mengeluarkan 77,8 juta euro saat merekrutnya dari Atalanta pada 2023. Rata-rata golnya pun menurun drastis dibanding saat bermain di klub sebelumnya.

Di Copenhagen, Sturm Graz, dan Atalanta, Hojlund mencatat rasio gol per 90 menit yang cukup baik. Namun di MU, angka itu menurun jadi 0,37 per 90 menit, terendah sepanjang kariernya.

Penurunan ini mengindikasikan bahwa Hojlund belum siap tampil konsisten di level tertinggi. Tapi hal ini juga membuka ruang bagi perbaikan jika ia tetap diberi waktu.

Minat dari Italia Buka Peluang Transfer

Nama Hojlund mulai dikaitkan dengan sejumlah klub Serie A. Inter Milan, Lazio, dan mantan klubnya Atalanta dikabarkan tertarik memulangkannya.

Peluang ini bisa menjadi solusi bagi MU untuk mendanai pembelian striker baru. Jika ada klub yang bersedia membayar mendekati harga belinya, penjualan Hojlund bisa jadi keputusan masuk akal.

Namun menjual pemain muda dengan potensi besar juga penuh risiko. MU harus mempertimbangkan apakah mereka bersedia kehilangan pemain yang bisa berkembang pesat di masa depan.

Keputusan ini akan berdampak besar bagi perencanaan jangka panjang tim. Apakah MU lebih memilih hasil instan atau pembinaan pemain muda?

Masih Ada Harapan Bersama Pemain Baru

Kehadiran Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo memberi angin segar bagi lini depan MU. Kedua pemain itu menyumbang 14 assist di Premier League musim lalu.

Kombinasi mereka bisa membantu mengurangi beban Hojlund sebagai pencetak gol utama. Selain itu, mereka berpotensi menjadi penyedia umpan yang lebih baik.

Musim lalu, hanya Bruno Fernandes dan Amad Diallo dari MU yang masuk dalam daftar 50 pemain dengan assist terbanyak. MU kalah jauh dari Arsenal, Liverpool, dan Manchester City dalam hal kreativitas.

Jika lini tengah MU lebih produktif dalam menciptakan peluang, Hojlund bisa mencetak lebih banyak gol. Ini mungkin musim penentuan baginya di Old Trafford.

Sumber: Transfermarkt

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Jelang Tandang ke Dewa United di BRI Super League, Bhayangkara FC Targetkan 3 Poin

Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • Rasmus Hojlund