Liputan6.com, Jakarta Laga panas akan tersaji di semifinal Piala AFF U-23 2025 saat Timnas Indonesia U-23 menghadapi Thailand U-23, Jumat (25/7/2025) pukul 20.00 WIB, di Stadion Gelora Bung Karno. Duel ini mempertemukan dua tim kuat yang sama-sama belum kalah dan kebobolan di fase grup.
Di atas kertas, pertandingan ini akan berlangsung ketat. Namun, statistik kedua tim sepanjang fase grup menunjukkan dinamika yang menarik, Indonesia tampil lebih dominan dan agresif, sementara Thailand menunjukkan efisiensi dalam menyerang dan disiplin dalam bertahan.
Thailand menunjukkan permainan yang lebih bersih dan minim pelanggaran. Tak satu pun pemain mereka yang mendapat kartu sepanjang dua laga. Indonesia sedikit lebih agresif dan sudah mengoleksi empat kartu kuning.
Thailand bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Mereka sangat terlatih dalam bermain efisien, tenang, dan tidak mudah panik. Meski hanya mencetak empat gol, pertahanan mereka belum tersentuh dan jarang melakukan kesalahan.
Berikut ulasan adu statistik Indonesia dan Thailand selama fase grup Piala AFF U-23 2025:
Produktivitas Gol dan Serangan
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/5291075/original/031340500_1753166399-20250714AA_Press_Conference_Piala_AFF_2025-3562.jpg)
Garuda Muda menunjukkan dominasi yang sangat jelas dalam aspek menyerang. Tim asuhan Gerald Vanenburg mencetak rata-rata tiga gol per laga, dengan penguasaan bola yang luar biasa tinggi: 72,1 persen. Ini mencerminkan kontrol penuh atas permainan yang mereka miliki sepanjang fase grup.
Sebaliknya, Thailand tampil lebih efisien. Mereka mencetak empat gol dari dua laga, dengan jumlah tembakan yang hampir setara dengan Indonesia. Namun, tingkat akurasi tembakan mereka lebih rendah, hanya 44 persen on target.
Indonesia U-23
- Laga: 3
- Gol: 9
- Rata-rata tembakan per laga: 18,6
- Shots on target: 24 (53,3%)
- Penguasaan bola: 72,1%
Thailand U-23
- Laga: 2
- Gol: 4
- Rata-rata tembakan per laga: 18
- Shots on target: 11 (44%)
- Penguasaan bola: 54,4%
Ketangguhan Pertahanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5291868/original/073614700_1753230818-3791753197684-mandiri-cup-2025-report-thailand-0-0-myanmar.jpg)
Meski tampil dengan gaya berbeda, kedua tim sama-sama solid di lini belakang. Indonesia dan Thailand mencatat nirbobol alias clean sheet sepanjang fase grup.
Indonesia unggul dalam duel individu, baik dalam tekel maupun perebutan bola. Tingkat kesuksesan tekel mereka mencapai 100 persen dari 67 upaya, angka yang sangat impresif dan menunjukkan koordinasi bertahan yang rapi serta determinasi tinggi dari lini belakang.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3877069/original/050629200_1747284676-Foto-Asad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5293144/original/070296600_1753317281-Timnas_Indonesia_U-23_vs_Filipina-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931043/original/087056100_1644564537-000252800_1504696423-logo_AFF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8574835/original/057277000_1782531340-AP26177858339524.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)