Analisis Kekuatan dan Kelemahan Kiper Baru AC Milan yang Punya Naluri Sweeper

AC Milan diam-diam mengamankan rekrutan ketiga mereka di bursa transfer musim panas ini. Namanya mungkin tak menggetarkan bursa, tapi kedatangannya punya arti penting di balik layar.

Diperbarui 21 Juli 2025, 12:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lorenzo Torriani dan Noah Raveyre bisa belajar banyak darinya. Ketelatenan, ketenangan, dan etika kerja dari seorang veteran adalah pelajaran yang tak tertulis dalam statistik.

ScoutingStats melabeli Terracciano sebagai kiper yang cerdas dalam penempatan posisi. Ia tahu cara menutup ruang dan memahami ritme pertandingan dengan baik.

Ada Catatan yang Perlu Diperhatikan

Meski punya banyak kelebihan, Terracciano bukan tanpa cela. Fans Milan mungkin masih ingat gol Rafael Leao yang mengecohnya di musim Scudetto—tembakan lambat yang gagal dihentikan.

Kemampuan mengantisipasi bola-bola lambung juga bukan keunggulannya. Ia kerap kesulitan dalam duel udara dan jarang terlihat dominan saat menangkap umpan silang.

Kekurangan ini berarti Milan butuh bek tengah yang kuat di udara saat Terracciano bermain. Tanpa itu, ancaman bola mati bisa jadi momok berbahaya bagi lini belakang.

Bukan Transfer Heboh, tapi Penting

Terracciano memang bukan rekrutan yang akan menaikkan ekspektasi atau jadi perbincangan besar. Namun, Milan membeli kebutuhan, bukan sensasi.

Sebagai pelapis, ia menawarkan kestabilan, pengalaman, dan profil bermain yang cocok dengan sistem tim. Dalam situasi darurat, ia bisa menjadi pilihan yang tak membuat panik.

Dibanding Sportiello, Terracciano bisa dibilang lebih siap, lebih kalem, dan lebih modern. Tak ada yang meminta keajaiban darinya—cukup jadi penjaga sunyi yang bisa dipercaya.

Sumber: Sempre Milan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan