Peluang Scudetto AC Milan: Rossoneri Punya Satu Keuntungan

Selain mendatangkan veteran Luka Modric, AC Milan belum membuat gebrakan besar di bursa transfer musim panas ini. Dengan pramusim yang sudah di depan mata, wajar bila ada nada khawatir dari para penggemar.

Diperbarui 21 Juli 2025, 11:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Selain mendatangkan veteran Luka Modric, AC Milan belum membuat gebrakan besar di bursa transfer musim panas ini. Dengan pramusim yang sudah di depan mata, wajar bila ada nada khawatir dari para penggemar.

Namun, keyakinan tetap ada. Salah satunya datang dari legenda Rossoneri, Cafu, yang menilai absennya Milan dari kompetisi Eropa bisa menjadi satu keuntungan dalam perburuan Scudetto.

Di atas kertas, Milan memang masih kalah dari Inter Milan atau Napoli. Namun, sepak bola bukan sekadar susunan nama—faktor kesiapan, fokus, dan tangan dingin pelatih baru, Massimiliano Allegri, juga bisa menentukan.

Peluang Milan: Tak Ada Eropa, Fokus ke Liga

Cafu tak ragu saat ditanya soal peluang Milan di Serie A musim ini. Menurutnya, fokus penuh ke kompetisi domestik bisa jadi keuntungan tersendiri.

“Tanpa kompetisi Eropa, kami bisa fokus sepenuhnya ke liga dan Coppa Italia, dan itu bisa menjadi keuntungan untuk tim yang akan banyak berubah dibandingkan musim lalu,” ujar Cafu kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip Sempre Milan.

Memang, dengan lebih sedikit laga di tengah pekan, Milan punya waktu lebih banyak untuk persiapan fisik dan taktik. Ini modal penting jika ingin bersaing dalam ritme panjang Serie A.

Belum Greget di Bursa, tapi Waktu Masih Ada

Sejauh ini, Milan baru merekrut tiga pemain. Untuk tim yang sedang menjalani transisi dan baru menunjuk pelatih baru, ini dianggap belum cukup.

Namun, Cafu tetap optimistis bahwa pergerakan akan terus terjadi. “Skuad lengkap sejak awal memang menguntungkan, tapi musim masih lebih dari sebulan lagi, dan Milan akan siap. Saya yakin bala bantuan yang tepat akan datang,” ujarnya.

Keterlambatan transfer ini memang jadi bahan diskusi banyak pihak. Namun, sejarah mencatat, Milan kerap bangkit saat dipandang sebelah mata.

Allegri dan Tugas Beratnya di San Siro

Allegri kembali ke Milan dengan harapan besar. Ia diharapkan bisa meracik ulang tim yang akan tampil sangat berbeda dari musim lalu.

Cafu menaruh kepercayaan besar pada pelatih 57 tahun itu. “Saya tidak ragu dengan kedatangannya. Dia adalah pelatih yang pekerja keras, dan kita hanya perlu memberinya waktu untuk menerapkan permainannya. Hasil akan datang,” katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Allegri memang dikenal pragmatis, tapi ia juga paham betul bagaimana membawa tim ini juara. Tantangannya adalah menyatukan tim baru secepat mungkin.

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan