Manchester United Resmikan Transfer Diego Leon, Full-Back Wonderkid Paraguay

Manchester United resmi merekrut Diego Leon dari Cerro Porteno seharga £3,3 juta. Pemain 18 tahun ini akan dinilai selama pramusim sebelum ditentukan masa depannya.

Diperbarui 05 Juli 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Manchester United resmi menambah amunisi baru di sektor pertahanan dengan merekrut Diego Leon. Pemain muda asal Paraguay itu diboyong dari klub Cerro Porteno setelah proses transfer akhirnya rampung. Leon kini telah tiba di Inggris dan siap menjalani pramusim bersama skuad Setan Merah.

Kepindahan Leon sebenarnya sudah disepakati pada bursa musim dingin lalu. Namun, karena faktor usia, proses finalisasi baru bisa dilakukan sekarang saat ia menginjak 18 tahun. Klub telah mengonfirmasi bahwa Leon akan lebih dulu dinilai performanya dalam tur pramusim.

Pemain berposisi bek kiri ini bergabung dengan nilai transfer awal £3,3 juta. Nilai itu bisa meningkat hingga £7 juta tergantung pada bonus performa yang disepakati dalam klausul tambahan.

Diego Leon Sudah Tampil 35 Kali di Tim Senior

Meski masih belia, Leon telah memiliki pengalaman yang cukup di level profesional. Ia mencatatkan 35 penampilan bersama tim utama Cerro Porteno dan sukses mencetak 4 gol. Kontribusinya tak hanya bertahan, tetapi juga mampu membantu serangan dari sisi kiri.

Manchester United menjadikannya rekrutan kedua di musim panas ini. Sebelumnya, pihak klub sudah mendatangkan Matheus Cunha dari Wolves dengan nilai transfer sebesar £62,5 juta. Kehadiran Leon menunjukkan keseriusan klub dalam membangun proyek jangka panjang.

Leon diproyeksikan sebagai pemain serba bisa di sisi kiri. Selain sebagai bek kiri, ia juga terbiasa bermain sebagai wing back yang lebih ofensif dan aktif dalam mendukung serangan.

Gaya Bermain Mirip Marcelo, tapi Butuh Pembinaan

Dalam gaya bermain, Leon dikenal gemar melakukan tusukan ke depan dan melepas umpan silang berbahaya ke area kotak penalti. Ia juga piawai memotong ke dalam untuk mengejutkan lawan melalui penetrasi diagonal ke jantung pertahanan.

Namun demikian, kemampuan bertahannya masih perlu banyak pembenahan. Hal ini dianggap wajar mengingat usianya yang masih muda dan pendekatannya yang sangat menyerang. Ia sendiri menjadikan Marcelo, mantan bintang Real Madrid, sebagai panutan utama dalam bermain.

Dengan gaya bermain yang atraktif dan potensi besar yang dimiliki, keputusan akhir soal masa depannya akan sangat tergantung pada performanya selama pramusim mendatang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan