Kesaksian Orang Dekat Diogo Jota: Dia Selalu Bersikap Baik ke Siapa Saja

Dunia sepak bola kembali berduka. Bintang Liverpool asal Portugal, Diogo Jota, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil tragis bersama sang adik, Andre, pada Kamis (3/7/2025) dini hari waktu setempat.

Diperbarui 04 Juli 2025, 17:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Dunia sepak bola kembali berduka. Bintang Liverpool asal Portugal, Diogo Jota, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil tragis bersama sang adik, Andre, pada Kamis (3/7/2025) dini hari waktu setempat. Insiden memilukan itu terjadi di dekat Zamora, wilayah barat laut Spanyol, saat Jota baru berusia 28 tahun.

Kabar duka ini langsung mengguncang komunitas sepak bola internasional. Ucapan belasungkawa dan penghormatan mengalir deras dari berbagai penjuru dunia, menggambarkan betapa besar pengaruh dan cinta yang diberikan Jota, baik sebagai pemain maupun pribadi.

Jota, yang baru dua pekan lalu menikah dengan Rute Cardoso dan telah dikaruniai tiga orang anak, dikenal bukan hanya karena ketajamannya di depan gawang, tetapi juga karena kepribadiannya yang hangat dan rendah hati. Sosoknya yang bersahaja dan bersinar di luar lapangan menjadikannya lebih dari sekadar pesepak bola.

Kesaksian Stephen Warnock

Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, menggambarkan Jota sebagai pribadi yang penuh semangat dan menyenangkan. “Anda bisa melihat senyumnya saat bermain. Ia selalu ceria, tapi juga memiliki semangat membara di lapangan,” ungkap Warnock dalam wawancaranya dengan BBC Radio 5 Live.

Warnock mengenang Jota sebagai pemain yang selalu meluangkan waktu untuk orang lain, baik saat diwawancarai media maupun saat menyapa fans.

“Dia sangat menghormati orang, tapi juga punya kharisma yang luar biasa, baik di tempat latihan maupun stadion,” tambahnya. “Tak mungkin kamu jadi pemain favorit fans jika bukan karena kepribadianmu yang menawan. Dan Jota adalah salah satu dari sedikit yang benar-benar dicintai semua orang.”

Diogo Jota Warga yang Baik

Sebagai tetangga, Warnock juga kerap melihat Jota berinteraksi hangat dengan warga sekitar. “Dia selalu menyapa orang-orang dan terlihat begitu ramah. Dari sisi itu saja, dia benar-benar pribadi yang luar biasa,” tuturnya.

Kepergian Diogo Jota bukan hanya kehilangan bagi Liverpool dan Portugal, tetapi juga bagi seluruh penggemar sepak bola yang mengagumi gaya bermainnya yang enerjik, dedikasinya sebagai atlet, dan ketulusannya sebagai manusia.

Kini, dunia hanya bisa mengenang senyum khas Jota yang kerap menghiasi lapangan hijau, serta semangatnya yang tetap hidup dalam hati jutaan orang yang pernah ia sentuh, baik secara langsung maupun lewat permainan indahnya. Selamat jalan, Diogo Jota. Lapangan hijau akan merindukanmu.

Sumber: BBC Radio 5 Live

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan