Perbandingan Statistik Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo: Lini Depan MU Bakal Sangat Berbahaya

Musim 2024/2025 menjadi salah satu periode tergelap dalam sejarah Manchester United. Gagal total di Premier League, tersingkir dari zona Liga Champions, dan menutup musim dengan kekalahan di final Liga Europa melawan Tottenham, Setan Merah terjerembab di titik nadir.

Diperbarui 02 Juli 2025, 15:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tak cuma itu, Mbeumo juga berperan aktif menciptakan peluang untuk reka-rekannya. Striker 25 tahun itu tercatat menciptakan delapan assist.

Statistik dan Karakteristik Matheus Cunha

Sementara Matheus Cunha, meski sempat dikritik karena terlalu sering berjalan di lapangan, justru mencatat data sprint yang solid di Wolves dan dikenal memiliki etos kerja tinggi sejak bermain di RB Leipzig dan Atletico Madrid.

Dari 33 pertandingan yang ia lakoni bersama Wolverhampton musim lalu, Cunha tercatat 25 kali sukses menjaringkan bola ke gawang lawan.

Selain itu, Cunha juga berandil enam kali memberikan assist bagi rekan setimnya.

Ketajaman Mbeumo dan Cunha

Namun, meskipun keduanya membawa statistik mengesankan, ada pertanyaan besar tentang keberlanjutan performa mereka. Mbeumo dan Cunha tercatat sebagai dua pemain dengan overperformance xG tertinggi musim lalu: +6,79 dan +6,3.

Artinya, mereka mencetak gol lebih banyak dari yang seharusnya. Apakah ini pertanda finishing kelas elite, atau sekadar musim terbaik yang tak akan terulang?

Riwayat Mbeumo tak sepenuhnya meyakinkan, karena dalam tiga musim sebelumnya ia gagal menembus 10 gol per musim. Sementara Cunha memang tampil konsisten sejak bergabung dengan Wolves, dengan catatan 29 gol dari xG sebesar 20,1—sebuah indikasi bahwa ia punya insting gol yang solid.

Sumber: Transfermarkt, FC Tables

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan