Playoff IBL 2025: Prawira Paksa Satria Muda Mainkan Game 3, Rans Lolos Semifinal

Pemain Prawira Brandis Raley Ross menjadi mimpi buruk bagi Satria Muda pada game kedua playoff IBL 2025.

OlehThomas
Diperbarui 28 Juni 2025, 22:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Satria Muda berusaha mengejar lewat tembakan-tembakan tiga angka. Namun buruknya akurasi SM dari dari jarak jauh maupun di paint area membuat mereka sulit mendekat.

Prawira makin menjauh menjadi unggul 10 angka lewat pull up jumper dari Yudha ketika laga menyisakan satu menit lima detik.

Tembakan SM Buruk

Tembakan tiga angka Karl Gloria sempat membuka asa bagi SM. Tapi buruknya akurasi tembakan Satria Muda membuat mereka gagal mengejar dan harus keok 72-78.

Raley Ross menjadi mimpi buruk bagi Satria Muda. Memulai dari bench, Raley Ross mampu menghasilkan 40 poin. Akurasi tembakannya sangat baik 58 persen (14 dari 24). Pemain Prawira lain tidak ada yang menghasilkan double digit poin. Giga finis dengan sembilan angka.

Di kubu SM, Noua sebenarnya sudah bermain baik. Dia membuat 26 poin. Namun Evans tidak segarang di game pertama. Dia hanya membuat 11 poin dan sembilan assists. Evans memasukkan tiga tembakan dari 12 usaha. Akurasi tembakan tiga angka SM begitu buruk. Masuk tujuh dari 30.

"Laga luar biasa. Saya bangga dengan tim saya. Saya percaya dengan tim. Kami perlu bermain konsisten dan kami benar-benar bisa melakukannya. Kalau kita bisa konsisten, kita bisa hadapi siapapun," ujar pelatih Prawira, David Singleton.

Rans Lolos Semifinal IBL 2025

Sementara itu Rans Simba Bogor mengukir sejarah untuk pertama kalinya lolos ke semifinal IBL. Rans mendepak Kesatria Bengawan Solo usai menang 2-0. Di game kedua, Rans menang dramatis 85-83 di Gymnasium SV IPB.

Rans biasanya selalu terhenti di ronde pertama playoff IBL. Ini menjadi pencapaian luar biasa pasukan Anthony Garbelotto. Rans akan menunggu pemenang antara Dewa United melawan Hangtuah Jakarta yang baru mulai bertanding awal Juli nanti.

Kesatria nyaris mencuri kemenangan di game kedua ini. Di detik akhir Abraham Wenas mencoba menembak tiga angka untuk membalikkan keadaan. Sayangnya tembakan Wenas meleset dari sasaran. Rans pun aman menang 85-83.

Buffen menyelesaikan laga dengan double-double 22 poin dan 16 rebound. Dia juga menambahkan enam assist dan tiga steal. Aaron Fuller menambahkan 18 poin. Kemudian Daniel Salamena selesai dengan 14 poin.

Devon Van Oostrum hampir mencetak triple-double dengan torehan 11 poin, 17 assist, dan sembilan rebound. Ini menjadi catatan assist tertinggi Devon di IBL. Sedangkan Surliyadin melengkapi penampilan bagus timnya dengan catatan 10 poin.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan