Dukung BTN Jakim 2025, PASI: Atlet Nasional Bisa Uji Kemampuan dan Evaluasi Hasil Latihan

Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menyambut baik menjamurnya event lari di Tanah Air. Federasi menyebut ajang tersebut bisa membantu atlet nasional untuk mengukur kemampuan sebelum berjuang mengharumkan nama bangsa pada pentas internasional.

Diterbitkan 24 Juni 2025, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) menyambut baik menjamurnya event lari di Tanah Air. Federasi menyebut ajang tersebut bisa membantu atlet nasional untuk mengukur kemampuan sebelum berjuang mengharumkan nama bangsa pada pentas internasional.

"PASI mendukung sekali kalau di indonesia semakin banyak lomba-lomba lari jalanan karena kami mengharapkan dari perlombaan itu, atletik lebih dikenal masyarakat, dari kenal lari jalanan, kenal lompat jauh, lalu kenal lompat tinggi," ungkap Sekretaris Jenderal PASI Tigor Tanjung saat mengunjungi Redaksi Liputan6.com, Selasa (24/6/2025).

"Tidak bisa dipungkiri minat animo masyarakat semakin hari semakin besar. Lari sudah menjadi kebutuhan. Keberadaan perlombaan lari ini jadi sarana memenuhi kebutuhan masyarakat, itu suatu hal yang bagus sekali," sambungnya.

Salah satu ajang terdekat yang berlangsung adalah BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2025, Minggu (29/6/2025) mendatang. Lomba tersebut bakal menarik 31 ribu pelari.

"Keuntungan kami, atlet-atlet nasional, yang ingin menguji kemampuan, mengevaluasi hasil latihan, mereka bisa pilih lomba lari untuk diikuti," ungkapnya.

"Agustus mendatang PASI menggelar kejurnas. Pelari-pelari nasional bisa memanfaatkan event-event, termasuk BTN Jakim. Bahkan ada 1-2 perlombaan yang kami gunakan sebagai kualifikasi PON. Pelari dari daerah, untuk lolos ke PON, mereka boleh menggunakan lomba-lomba tersebut," lanjut Tigor.

 

Fokus Utama Atlet Nasional

Meski begitu, PASI mengingatkan para atlet nasional untuk tetap fokus ke misi utama yakni mengibarkan Merah Putih.

"Kita percayakan atlet yang mengikuti lomba, pelatihnya sudah mengetahui. Karena ada begitu banyak lomba, ada hadiahnya, jangan sampai atlet ini rusak periodesasinya," ungkap Tigor.

"Katakanlah, Desember nanti ada SEA Games di Thailand. Jangan sampai atlet ikut lomba-lomba, periodesasinya rusak, nanti tidak mencapai peak di SEA Games."

 

Peserta Jakim 2025 Melonjak, PASI Mengingatkan

Jakim 2025 mengalami peningkatan peserta dua kali lipat ketimbang tahun sebelumnya. Tigor menyebut hal ini tidak hanya menunjukkan besarnya minat masyarakat mengikuti lomba lari, tapi juga memberi tantangan baru.

"Lomba lari diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan pelari, maka harus aman, nyaman, keselamatannya diperhatikan. Jadi, kami dukung tapi selalu mengingatkan, jangan lupa ini-itu, supaya lomba ini selalu sukses," pungkas Tigor.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Panama vs Inggris Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan