Liputan6.com, Jakarta Bayern Munchen baru saja mencetak sejarah kelam untuk Auckland City dengan kemenangan telak 10-0 di Piala Dunia Antarklub 2025. Kiper Conor Tracey, yang sehari-hari bekerja sebagai distributor obat hewan, harus memetik bola dari gawangnya tujuh kali sebelum jeda.
Turnamen yang diusung FIFA sebagai "The Best vs The Best" ini justru mempertontonkan kesenjangan ekstrem antara klub elite Eropa dengan wakil Oceania. Auckland City, klub semi-profesional dengan anggaran terbatas, harus merogoh kocek dua kali lipat dari pendapatan tahunan mereka hanya untuk berpartisipasi.
Di balik skor telak tersebut, tersimpan kisah inspiratif para pemain Auckland yang rela cuti tanpa bayaran dari pekerjaan utamanya. Lantas, apakah format baru ini benar-benar adil atau sekadar pemanis bagi dominasi klub Eropa?
Kisah Conor Tracey dan Auckland City yang Pantang Menyerah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253141/original/057609900_1750009287-kingsley_coman_bayern_auckland_gol_cwc_ap_jeff_dean.jpg)
Conor Tracey bukan kiper biasa. Di luar lapangan, pria 28 tahun ini bekerja sebagai distributor obat untuk klinik hewan di Selandia Baru. Untuk tampil di Piala Dunia Antarklub, ia harus mengambil cuti tanpa bayaran dari pekerjaannya.
Meski kebobolan 10 gol, performa Tracey sebenarnya cukup solid dengan tujuh penyelamatan. Sayang, satu blunder umpan ke Jamal Musiala untuk gol kesembilan Bayern menjadi simbol kesenjangan yang terlalu lebar. "Ini pengalaman tak terlupakan," ujar Tracey setelah laga.
Auckland City sendiri akan menerima 3,5 juta usd dari FIFA, dana yang akan digunakan untuk membangun lapangan all-weather bagi sekolah-sekolah lokal. Bagi mereka, kekalahan telak ini lebih baik daripada tidak berpartisipasi sama sekali.
Kontroversi Format The Best vs The Best
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253899/original/023695300_1750063507-Bayern_Munchen_vs_Auckland_City-4.jpg)
FIFA mengusung turnamen ini dengan slogan "The Best v The Best", sementara DAZN mempromosikannya sebagai "Uncontested" (tak tertandingi). Namun realita di lapangan justru menunjukkan kesenjangan yang mengkhawatirkan.
Opta mencatat Bayern Munchen berada di peringkat ke-4 dunia, sementara Auckland City tercecer di posisi 4.928. Miguel Angel Russo, pelatih Boca Juniors, dengan blak-blakan menyebut lawan Bayern sebagai "tim semi-profesional".
Pertanyaan besarnya: Apakah masalahnya terletak pada keikutsertaan Auckland, atau justru pada framing FIFA yang terlalu muluk? Sebab, ini adalah penampilan ke-13 Auckland di Piala Dunia Antarklub, dan mereka lolos secara sah sebagai juara Liga Champions Oceania.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3877067/original/ACg8ocKZrFVRKsUYq6wyzoKMEd0dQUF_xt4YvXkTNVT2dcSB23fZQLN8%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5253896/original/057015000_1750063504-Bayern_Munchen_vs_Auckland_City-5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615223/original/052059800_1782601281-063_2283624238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392528/original/081634600_1782272943-000_B83Z88V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8553933/original/032729600_1782499706-uzbek_2.jpg)