No Mbappe No Problem! Kisah PSG dan 7 Klub Eropa yang Juara Liga Champions Setelah Ditinggal Pemain Bintangnya

PSG berhasil mematahkan semua keraguan musim ini. Setelah kehilangan Kylian Mbappe, mereka justru berhasil menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.

Diperbarui 02 Juni 2025, 11:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PSG berhasil mematahkan semua keraguan musim ini. Setelah kehilangan Kylian Mbappe, mereka justru berhasil menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.

Kemenangan PSG ini menjadi salah satu kisah menarik di sepak bola Eropa. Banyak yang mengira kepergian Mbappe akan melemahkan kekuatan tim asal Paris tersebut.

Namun, sejarah ternyata mencatat bahwa PSG bukan satu-satunya klub yang mampu meraih kesuksesan setelah kehilangan pemain bintang. Fenomena ini telah terjadi beberapa kali di Liga Champions.

Setidaknya ada tujuh klub lain yang berhasil menjadi juara Eropa meski kehilangan pemain andalannya. Kisah mereka menjadi inspirasi bagi klub-klub besar lainnya.

Siapa saja ketujuh klub yang pernah meraih trofi bergengsi ini dalam situasi serupa? Simak penjelasannya di artikel berikut!

1. Real Madrid 2024

Setelah kepergian Karim Benzema pada 2023, Real Madrid memulai musim 2023/2024 dengan susunan penyerang yang tidak biasa. Tanpa striker bintangnya tersebut, peluang mereka meraih gelar Liga Champions kembali terasa sulit.

Namun, Jude Bellingham tampil luar biasa di musim perdananya bersama Madrid. Dia berhasil mencetak 23 gol dari lini tengah sebagai pengganti peran Benzema yang hilang.

Selain itu, Joselu juga menjadi pemain kunci dalam perjalanan Madrid di Liga Champions. Mereka akhirnya sukses meraih gelar ke-15 setelah mengalahkan Borussia Dortmund di Wembley.

2. Chelsea 2021

Setelah menjual Eden Hazard, para penggemar Chelsea mungkin tak menyangka klubnya bakal juara Liga Champions hanya dalam waktu dua tahun. Pada Januari 2021, setelah pemecatan Frank Lampard, Thomas Tuchel mengambil alih dan membawa Chelsea mencetak sejarah.

Musim itu, Tammy Abraham dan Timo Werner menjadi pencetak gol terbanyak dengan masing-masing 12 gol di semua kompetisi. Secara teori, skuad Chelsea saat itu tak terlihat seperti kandidat juara Liga Champions.

Namun, manajemen permainan Tuchel dan lini belakang yang kokoh membuat mereka mampu melawan semua prediksi. Sementara itu, Hazard sendiri baru meraih gelar Liga Champions setahun kemudian bersama Real Madrid, meski perannya di sana tidak terlalu besar.

3. Liverpool 2019

Philippe Coutinho meninggalkan Liverpool pada Januari 2018. Liverpool kemudian memenangkan Liga Champions satu setengah tahun setelah kepergiannya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dana dari penjualan Coutinho digunakan oleh Liverpool untuk memperkuat tim. Pada semifinal Liga Champions, Liverpool mengalahkan Barcelona dan Coutinho sendiri dengan skor 4-0 di Anfield. Coutinho akhirnya meraih gelar Liga Champions bersama Bayern Munchen pada 2020, tetapi pasti berbeda rasanya jika ia meraihnya bersama Liverpool.

Halaman
Show All
Aga Deta AndityaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan