Festival Olahraga Masyarakat Nasional di NTB Diharapkan Bisa Berjalan Lancar

Festival Olahraga Masyarakat Nasional akan berlangsung di NTB pada 26 Juli sampai 1 Agustus 2025.

OlehThomas
Diperbarui 31 Mei 2025, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Terkait tema “Kalah Menang Semua Senang”, Ibnu Riza menegaskan bahwa festival ini memiliki semangat kekeluargaan dan kebersamaan yang membedakannya dari kompetisi olahraga biasa. “Kami berbeda dengan event olahraga lainnya. Ini adalah festival olahraga masyarakat, momen di mana seluruh induk olahraga KORMI bersilaturahmi. Kami tidak memprioritaskan siapa menang atau kalah. Yang penting kami berkumpul, bersilaturahmi. Kalah menang semua senang. Itulah pesannya,” ujarnya.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, DPR RI, dan masyarakat, FORNAS VIII diharapkan menjadi tonggak penting dalam membudayakan gaya hidup sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui semangat olahraga masyarakat.

Dukungan DPR

Sementara itu Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan FORNAS VIII.

“Ya tentu kami mendukung, karena ini niatannya mulia, hajatan ini juga luar biasa dan tidak memberatkan. Pemprov NTB sudah menyiapkan anggaran, dan teman-teman di KORMI juga swadaya mencari kekurangan anggaran. Tujuannya jelas, yakni menggalakkan olahraga dan menyehatkan masyarakat. Dengan logo ‘Kalah Menang Semua Senang’, ini membuktikan bahwa event ini patut kita dukung,” kata Lalu Hadrian Irfani usai memimpin rapat di Ruang Rapat Komisi X, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta.

Lebih lanjut, Legislator Dapil NTB tersebut menegaskan bahwa Komisi X DPR RI juga mendorong agar Kemenpora dapat mendukung penuh penyelenggaraan FORNAS VIII NTB 2025 melalui alokasi anggaran yang tersedia.

“Kami meminta Menpora membantu total, membantu sepenuhnya event yang terdekat dari KORMI, yaitu FORNAS VIII tahun 2025,” ungkap Politisi Fraksi PKB ini.

FORNAS sendiri merupakan ajang olahraga masyarakat yang digagas oleh KORMI sebagai wahana pembudayaan olahraga non-prestasi di tengah masyarakat. Menurut Lalu, olahraga masyarakat yang difasilitasi KORMI ini sangat penting untuk menumbuhkan budaya hidup sehat dan aktif.

“KORMI ini tujuannya adalah menyehatkan masyarakat, membudayakan olahraga-olahraga selama ini yang dilakukan masyarakat secara alami. Ini luar biasa, tentu kelembagaannya akan kita dukung penuh, baik dari sisi finansial, maupun koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” paparnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan