Bawa Como Masuk 10 Besar Serie A, Cesc Fabregas Ungkap Ambisi Selanjutnya

Como 1907 mengejutkan Serie A dengan memastikan finis 10 besar dalam musim perdana mereka setelah absen dua dekade.

Diperbarui 19 Mei 2025, 13:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Como 1907 mengejutkan sepak bola Italia dengan memastikan finis 10 besar Serie A 2024/2025 dalam musim perdana mereka setelah absen dari kasta tertinggi selama dua dekade. Hasil imbang 1-1 kontra Hellas Verona mengukuhkan posisi mereka di papan atas, prestasi yang tak terbayangkan saat kampanye dimulai. Pencapaian ini menandai kebangkitan dramatis klub dari tepi Danau Como.

Sentuhan magis Cesc Fabregas menjadi kunci kesuksesan dalam debutnya sebagai pelatih kepala. Maestro yang kini bertransformasi menjadi arsitek taktik ini menyulap tim promosi menjadi kekuatan yang diperhitungkan. Fabregas memadukan pengalamannya di Arsenal, Barcelona, Chelsea, dan timnas Spanyol untuk menciptakan identitas permainan yang memukau.

"Kami ingin terus berkembang dan berpikir pertandingan demi pertandingan," ungkap Fabregas pasca laga. "Lompatan dari peringkat 10 ke zona Eropa sangat besar. Kami harus tumbuh dan lebih baik dalam mengelola berbagai fase permainan," tambahnya, menegaskan ambisi jangka panjang klub besutan pengusaha Indonesia ini.

Pondasi pertahanan kokoh menjadi salah satu kunci sukses Como. "Saya suka performa dua bek tengah kami. Tidak mudah menghadapi Verona yang terus mengirim bola-bola panjang," puji Fabregas. Ketangguhan lini belakang berpadu dengan kreativitas lini tengah membuat Como menjadi tim promosi paling kompetitif musim ini.

Como Bersiap Tentukan Nasib Scudetto

Perhelatan puncak Serie A 2024-2025 akan menghadirkan drama saat Como menjamu Inter Milan di pekan pamungkas. Pertandingan pada Minggu (25/5/2025) ini berpotensi menjadi penentu juara. Klasemen saat ini menunjukkan persaingan ketat antara Napoli (79 poin) dan Inter (78 poin). Hasil duel Como-Inter bisa menentukan arah Scudetto, sementara Napoli akan menghadapi Cagliari.

Menanggapi posisi krusial timnya, Fabregas menepis anggapan bahwa Como akan bermain santai. "Kami adalah tim yang sedang berkembang. Kami selalu mencoba menang di setiap pertandingan karena kami profesional," tegasnya. Pernyataan ini menegaskan integritas sportif yang dijunjung tinggi Como di bawah kepemimpinannya.

"Saya ingin tim ini berkembang, latihan demi latihan. Kami akan datang untuk bermain dan berusaha menang," tambah Fabregas, memperingatkan Inter bahwa mereka akan menghadapi perlawanan sengit. Sikap kompetitif ini mencerminkan mentalitas juara yang ditanamkan kepada skuad Como, meski target musim sudah tercapai.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pertandingan Como kontra Inter menjadi ajang pembuktian final bagi I Lariani. Tanpa tekanan untuk menang, Como justru bisa tampil lebih berbahaya dengan sepak bola ofensif mereka. Ini juga menjadi kesempatan terakhir para pemain Como memamerkan kualitas mereka, baik untuk menyenangkan pendukung maupun menunjukkan nilai di bursa transfer.

Halaman
Show All
Rahmat Fathurahman, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan