Panas di Papan Bawah: 5 Tim, 2 akan Degradasi di Pekan Terakhir Serie A

Parma boleh berbangga menahan imbang Napoli tanpa gol, tapi satu poin saja belum cukup menjauhkan mereka dari bahaya. Verona juga meraih satu poin dari laga kandang melawan Como. Namun, hasil seri itu membuat posisi mereka belum aman.

Diperbarui 19 Mei 2025, 10:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Empoli mendapat keuntungan kandang, tapi Verona punya keunggulan mental dengan koleksi poin yang lebih tinggi. Satu poin pun bisa cukup bagi Verona, tergantung hasil tim lain. Namun, bermain aman bukanlah jaminan keselamatan.

Lecce akan bertamu ke Lazio, sebuah tantangan berat. Lazio masih berpeluang lolos ke Liga Champions dan pasti bermain habis-habisan. Lecce tak bisa hanya berharap pada hasil lain—mereka harus berjuang sampai titik darah penghabisan.

Sementara itu, Parma harus bertandang ke kandang Atalanta. La Dea sudah memastikan tiket ke Liga Champions, jadi mereka mungkin takkan sengotot biasanya. Mereka bisa berharap, tapi tetap tak ada ruang untuk lengah.

Menanti Tangisan dan Tawa di Pekan Pemungkas Serie A

Serie A musim ini memberi kita pelajaran tentang ketatnya persaingan, tidak hanya soal siapa yang juara, tapi juga siapa yang bisa bertahan. Pekan ke-38 akan menjadi panggung terakhir yang menentukan segalanya.

Lima tim, dua nasib buruk. Mereka bukan hanya bermain untuk tiga poin, tapi juga demi harga diri dan masa depan klub. Kejutan bisa datang dari mana saja, bahkan dari keputusan VAR di menit akhir.

Venezia harus menantang raksasa, Empoli dan Verona saling jegal, Lecce menantang takdir di ibu kota. Semua terjebak dalam situasi serba tidak pasti. Siapa pun bisa selamat, siapa pun bisa terhempas.

Akhir pekan mendatang bukan sekadar penutup musim yang panjang. Bagi lima tim di papan bawah, itu adalah babak final yang menyimpan seluruh beban emosi dan impian untuk tetap berada di kasta tertinggi Italia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan