Situasi Makin Kritis, Ruben Amorim Ngaku Dipaksa Manchester United Duduki Jabatan Manajer

Ruben Amorim sudah mencoba melakukan perubahan drastis setelah penunjukannya sebagai pelatih Manchester United meski krisis di bawahnya makin memburuk

Diterbitkan 29 April 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya pikir itu istimewa, tetapi saya juga tahu bahwa orang-orang memahami apa yang sedang kami coba lakukan. Tetapi saya juga tahu bahwa momen ini, tanpa hasil dan terkadang tanpa penampilan, dan masih mendapat dukungan dari para penggemar, mungkin akan berakhir di musim berikutnya," katanya.

"Saya sangat menghargai itu, tetapi saya tahu bahwa di masa mendatang itu akan berakhir jika kami tidak mendapatkan hasil."

Manchester United Fokus Rencana Jangka Panjang

Mengenai persetujuan keluarnya Marcus Rashford, Antony, dan Tyrell Malacia pada bulan Januari, meskipun berisiko membuat dirinya kekurangan pilihan, Amorim menekankan bahwa klub tersebut fokus pada rencana jangka panjang.

"Tim-tim besar, ketika Anda berada dalam satu konteks, itu sangat sulit. Dan kemudian saya mengerti bahwa pada bulan Januari, dan Anda berbicara tentang Rashford dan Antony, kami kehilangan pemain-pemain ini dan kami tidak mendatangkan yang baru."

"Itu berisiko, tetapi saya pikir ada hal-hal yang lebih penting daripada mencetak 10 gol lagi musim ini. Kami mencoba melakukan sesuatu yang lebih penting. Kami bisa saja merugikan skuad sekarang, tetapi di masa mendatang itu akan membantu klub, jadi saya pikir kami berada di jalur itu."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan