Red Sparks Batal Datang ke Indonesia Tahun 2025, Kemungkinan Diundur 2026

LPDUK memastikan Red Sparks tidak jadi datang ke Indonesia di tahun 2025 ini. Namun komunikasi sudah terjalin baik sehingga kemungkinan akan diundur ke 2026.

OlehThomas
Diterbitkan 15 April 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Klub bola voli Korea Selatan Red Sparks tidak jadi datang ke Indonesia pada tahun 2025 ini. LPDUK (Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan) | Inaspro memastikan kunjungan Red Sparks resmi ditunda, namun komitmen kerjasama tetap terjaga sehingga kemungkinan ditunda ke tahun 2026.

Penundaan kedatangan Red Sparks ke Indonesia dikarenakan pertimbangan teknis yang matang, terutama menyangkut ketidaksesuaian jadwal antara liga di Korea dan Indonesia.

LPDIK bersama tim penyelenggara menyatakan bahwa sejak awal komunikasi dengan pihak Red Sparks telah dilakukan secara profesional. Red Sparks menunjukkan ketertarikan tinggi untuk menyapa publik Indonesia setelah menyelesaikan musim V-League Korea 2023–2024 yang berakhir pada April ini.

Namun, pada waktu yang sama, klub-klub voli di Indonesia masih terlibat aktif dalam Proliga 2025 yang baru akan rampung pada 11 Mei 2025, sehingga tidak memungkinkan adanya pertandingan persahabatan.

Alternatif waktu pun sempat ditawarkan oleh LPDUK | Inaspro, yakni pasca Proliga, di awal Mei. Akan tetapi, tim Red Sparks menyampaikan bahwa seluruh pemain dan staf telah memiliki agenda pribadi dan kepelatihan yang padat hingga akhir Juli, serta harus kembali ke program latihan untuk musim V-League berikutnya di bulan Agustus.

Alhasil, tidak ditemukan titik waktu yang ideal bagi kedua belah pihak untuk merealisasikan kunjungan tersebut di tahun ini.

"Keputusan ini bukanlah titik akhir dari kolaborasi. Justru ini mencerminkan kedewasaan dalam manajemen agenda olahraga profesional. Komunikasi positif tetap kami jaga dengan Red Sparks, dan kami optimistis akan menemukan momen yang lebih ideal di musim mendatang," ujar Ferry Kono, Direktur LPDUK | Inaspro.

Komentar Menpora

Kabar ini juga mendapatkan perhatian dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, yang mengonfirmasi bahwa komunikasi antara LPDUK | Inaspro dan pihak Red Sparks memang telah terjalin lama. Ia menegaskan bahwa kendala utama bukan pada niat atau kesiapan penyelenggara Indonesia, melainkan sepenuhnya terkait penyesuaian jadwal antar liga dan ketersediaan pemain.

"Red Sparks mengusulkan datang di bulan Mei, tapi saat itu para atlet kita masih berlaga di Proliga. Usulan April dan Juni juga berbenturan dengan jadwal mereka. Jadi ini murni masalah waktu," kata Dito kepada media, Senin (14/4).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Menpora juga berharap, jika kunjungan bisa direalisasikan musim depan, maka bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi bisa turut tampil. Meski saat ini Megawati telah menyelesaikan kontraknya bersama Red Sparks dan memilih kembali ke Tanah Air demi alasan keluarga, harapan tetap ada agar ia memperkuat timnas di masa mendatang.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan