5 Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Milik Arsenal: Diabaikan Meski Berkontribusi Besar

Para pemain Arsenal ini pantas diakui sebagai legenda dalam sejarah The Gunners.

Diterbitkan 03 April 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Nacho Monreal

Nacho Monreal mungkin tidak dikenal sebagai bek paling hebat atau paling berpengaruh dalam sejarah Arsenal, tetapi kontribusinya terhadap tim sangat signifikan. Setelah dua tahun bermain di klub Spanyol Malaga, Monreal bergabung dengan Arsenal pada tahun 2013 dengan biaya transfer sebesar 10 juta.

Pemain asal Spanyol ini memiliki peran yang sangat penting dalam membantu Arsenal meraih kemenangan di Piala FA pada tahun 2015. Ia mencetak gol pembuka saat melawan Manchester United di babak perempat final, yang menjadi bagian dari perjalanan timnya menuju gelar tersebut.

Selain itu, Monreal juga berhasil mencetak gol yang sangat indah di semifinal melawan Manchester City pada tahun 2017, dan Arsenal akhirnya berhasil meraih gelar dengan kemenangan 2-1 atas Chelsea. Pada Agustus 2019, Monreal memutuskan untuk pindah ke Real Sociedad setelah enam tahun yang luar biasa di Emirates.

4. Nwankwo Kanu

Setelah membangun reputasi yang kuat di klub Italia, Inter Milan, Nwankwo Kanu akhirnya direkrut oleh Arsenal sebagai pengganti Nicolas Anelka yang telah pergi. Meskipun Kanu mungkin tidak setara dengan Thierry Henry atau Dennis Bergkamp, dia tetap menjadi sosok yang sangat dihormati dan dianggap sebagai pahlawan kultus di klub tersebut.

Hattrick yang ia cetak dalam waktu 15 menit melawan Chelsea akan selalu diingat oleh para penggemar Arsenal. Dalam pertandingan tersebut, Kanu berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak gol-gol yang membawa The Gunners meraih kemenangan meskipun sebelumnya tertinggal dua gol.

Ia termasuk salah satu pemain paling sukses yang pernah membela Arsenal, dengan koleksi trofi yang mencakup Liga Champions bersama Inter, Piala UEFA, satu gelar Liga Inggris, tiga Piala FA, dan satu Medali Emas Olimpiade. Di tingkat individu, Kanu juga diakui dengan dua penghargaan Pemain Terbaik Afrika.

5. Lukas Podolski

Arsenal berhasil merekrut Lukas Podolski dari klub Bundesliga, Koln, dengan biaya sebesar 15 juta pada tahun 2012. Dia bergabung dengan Olivier Giroud dan Santi Cazorla dalam tim, setelah sebelumnya memperkuat Bayern Munchen dan Koln. Podolski menunjukkan kualitasnya sebagai pencetak gol yang dapat diandalkan bagi The Gunners, meskipun ia mengalami kesulitan untuk menemukan posisi tetap di starting XI di bawah pelatih Arsene Wenger. Penyerang asal Jerman ini sering kali dimainkan di luar posisi aslinya, bahkan harus melebar ke sayap.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak menghalanginya untuk mencetak 31 gol yang mengesankan serta memberikan 17 assist dalam 81 penampilan bersama Arsenal. Dia dikenal karena kemampuan tembakan kaki kirinya yang mematikan, yang telah menghasilkan banyak gol untuk timnya. Pada tahun 2015, Lucas Podolski akhirnya dipinjamkan ke klub Serie A, Inter Milan, sebelum menyelesaikan transfer permanen senilai 2,5 juta ke Galatasaray, klub asal Turki, setahun kemudian. Sumber: Sportskeeda

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan