5 Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Milik Arsenal: Diabaikan Meski Berkontribusi Besar

Para pemain Arsenal ini pantas diakui sebagai legenda dalam sejarah The Gunners.

Diterbitkan 03 April 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal, sama seperti banyak klub papan atas lainnya, telah menjadi tempat bagi sejumlah pemain terbaik sepanjang sejarahnya.

Para atlet berbakat ini telah berperan penting dalam membawa klub meraih berbagai trofi selama bertahun-tahun, menjadikan Arsenal salah satu tim paling berprestasi di Liga Inggris.

Beberapa nama pemain telah diakui secara luas atas sumbangsih mereka terhadap kesuksesan Arsenal selama bertahun-tahun. Namun, di sisi lain, terdapat juga sejumlah pemain yang memiliki kontribusi signifikan tetapi sering kali diabaikan karena berbagai alasan.

Berikut adalah daftar pemain yang dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa di Arsenal.

1. Gilberto Silva

Setelah Brasil menjalani kampanye luar biasa di Piala Dunia FIFA 2002, Arsenal segera merekrut Gilberto Silva dari Atletico Mineiro, sebuah klub Brasil. Bersama Patrick Vieira, Silva dengan cepat menjadi sosok penting di lini tengah tim Arsenal.

Ia sering berperan sebagai jangkar pertahanan bagi The Gunners, bertugas untuk menanggulangi ancaman yang muncul, sementara Vieira maju untuk mendukung permainan menyerang yang diterapkan oleh Arsene Wenger. Para penggemar Arsenal sangat mengapresiasi kemampuannya dalam memberikan perlindungan defensif yang solid di area lapangan yang lebih tinggi.

Gilberto Silva berhasil menginspirasi Arsenal meraih trofi Piala FA dengan mengalahkan Southampton pada musim pertamanya di klub. Di musim selanjutnya, ia memiliki peran vital dalam perjalanan Arsenal yang tak terkalahkan di liga, dengan tampil dalam 46 pertandingan di berbagai kompetisi untuk klub. Pada tahun 2008, Silva memutuskan untuk bergabung dengan klub Yunani Panathinaikos dengan biaya transfer sebesar 2,5 juta, yang menandai akhir dari masa baktinya selama enam tahun di Emirates Stadium.

2. Ray Parlour

Ray Parlour mengawali kariernya di akademi Arsenal dan melakoni debut di tim utama saat timnya mengalami kekalahan 0-2 melawan Liverpool pada bulan Januari 1992. Dalam empat musim pertamanya, Parlour menunjukkan bakat luar biasa dengan dedikasi dan kerja kerasnya di lini tengah, yang membuatnya semakin bersinar setelah kedatangan Arsene Wenger.

Bersama Patrick Vieira, mantan pemain tim nasional Inggris ini menjadi sosok penting bagi Wenger, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dia dikenal karena kemampuannya mencetak gol spektakuler dari jarak jauh, sementara penampilan gemilangnya di lini tengah membuatnya dijuluki 'Romford Pele'. Sepanjang kariernya di Arsenal, Parlour mencatatkan 450 penampilan dan membantu klub meraih berbagai trofi, termasuk tiga gelar Premier League dan empat Piala FA, sebelum akhirnya bergabung dengan Middlesbrough pada tahun 2004.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Nacho Monreal mungkin tidak dikenal sebagai bek paling hebat atau paling berpengaruh dalam sejarah Arsenal, tetapi kontribusinya terhadap tim sangat signifikan. Setelah dua tahun bermain di klub Spanyol Malaga, Monreal bergabung dengan Arsenal pada tahun 2013 dengan biaya transfer sebesar 10 juta. Pemain asal Spanyol ini memiliki peran yang sangat penting dalam membantu Arsenal meraih kemenangan di Piala FA pada tahun 2015. Ia mencetak gol pembuka saat melawan Manchester United di babak perempat final, yang menjadi bagian dari perjalanan timnya menuju gelar tersebut. Selain itu, Monreal juga berhasil mencetak gol yang sangat indah di semifinal melawan Manchester City pada tahun 2017, dan Arsenal akhirnya berhasil meraih gelar dengan kemenangan 2-1 atas Chelsea. Pada Agustus 2019, Monreal memutuskan untuk pindah ke Real Sociedad setelah enam tahun yang luar biasa di Emirates.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan