Gagal Cetak Gol di Australia vs Timnas Indonesia, Ini Rapor Kevin Diks sebagai Algojo Penalti

Bek timnas Indonesia Kevin Diks gagal memasukkan penalti pada laga melawan Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB.

Diperbarui 20 Maret 2025, 19:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bek timnas Indonesia Kevin Diks gagal memasukkan penalti pada laga melawan Australia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB.

Dia maju sebagai eksekutor setelah Indonesia mendapat tendangan 12 pas, menyusul pelanggaran terhadap Rafael Struick di area terlarang. Sayang, tendangannya masih membentur gawang.

Kegagalannya membuat skor tetap 0-0. Australia lalu mencetak lima gol dan timnas Indonesia harus mengakui kekalahan 1-5, dengan Ole Romeny menandai debut bersama Garuda dengan gol.

Menurut Transfermarkt, ini adalah kegagalan kedua Kevin Diks sebagai algojo penalti dalam 14 percobaan. Pemain berusia 28 tahun itu melakukan 13 eksekusi sebelumnya pada level klub bersama FC Copenhagen, 12 di antaranya menjadi gol.

Satu-satunya momen minor itu terjadi pada leg pertama perempat final Piala Denmark 2024/2025. Tendangannya dihentikan kiper Kolding IF Jonathan Aegidius. Beruntung FC Copenhagen tetap berjaya 3-1.

Kevin Diks menjadi eksekutor penalti utama FC Copenhagen musim ini, dengan 11 terjadi pada 2024/2025.

Timnas Indonesia Dihajar Australia

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Australia dan tumbang 1-5 pada partai Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025) sore WIB.

Martin Boyle ('18), Nishan Velupillay ('20), Jackson Irvine ('34), Lewis Miller (61), dan Jackson Irvine ('90) memberi petaka bagi pasukan Patrick Kluivert. Sementara Ole Romeny ('78) menyumbang gol hiburan bagi Garuda.

Jalan Pertandingan Australia vs Timnas Indonesia

Pertandingan dimulai. Australia mengehakan jersey kuning-hijau dengan celana hijau tua. Sementara timnas Indonesia memakai seragam merah dan celana putih. Adham Makhadmeh dari Yordania jadi wasit.

Lima menit pertama, tendangan bebas Calvin Verdonk menemui kepala Jay Idzes. Sayang tandukannya masih bisa dimentahkan Mathew Ryan.

Tidak lama berselang, Rafael Struick dijegal Kye Rowles di area terlarang. Namun, Kevin Diks yang jadi eksekutor gagal menunaikan tugas setelah tendangannya membentur gawang.

VAR memberi rekomendasi wasit terkat pelanggaran Nathan Tjoe-A-On terhadap Lewis Miller. Pengadil utama setuju dan memberi tendangan 12 pas.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kali ini Martin Boyle tidak menyia-nyiakan kesempatan. Dia membawa Australia unggul di menit ke-18. Tidak lama kemudian, Nishan Velupillay lolos jebakan offside untuk membawa Australia memimpin 2-0. Tertinggal dua gol, Indonesa coba bangkit dan mendominasi bola. Namun, Garuda kesulitan menembus pertahanan rapat Socceroos. Justru Australia yang mampu memperbesar keunggulan. Jackson Irvine mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-34 melalui percobaan kedua. Tertinggal tiga gol, pasukan Patrick Kluivert tetap berusaha mempertipis ketertinggalan sembari coba bangkit selepas jeda. Sayang Australia tidak memiliki masalah berarti meredam serangan Indonesia. Skor 3-0 bagi tuan rumah pun tidak berubah.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan