Rekam Jejak Pelatih Australia Tony Popovic vs Timnas Indonesia Patrick Kluivert: Siapa Paling Menyala?

Melihat rekam jejak saat masih bermain, pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dulunya merupakan striker kelas dunia yang dikenal berkat penampilan gemilang di level klub maupun internasional. Namun sebagai pelatih, siapakah yang lebih menyala di antara juru taktik Australia Tony Popovic vs Patrick Kluivert?

Diterbitkan 14 Maret 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tangan Dingin saat Jadi Pelatih

Berbekal pengalaman bermain yang cukup mentereng, Tony Popovic memberanikan diri menjajal karier sebagai pelatih di usia cukup muda, yakni 35 tahun pada 2008.

Ketika itu dia lebih dulu diangkat sebagai asisten pelatih di klub lamanya Sydney FC lalu sempat berpindah ke Crystal Palace berdasarkan catatan di Transfermarkt.

Setelahnya, Popovic diberi kepercayaan menjadi arsitek Western Sydney Wanderers hingga 2017, di mana dia mulai menunjukkan tangan dinginnya dengan menyumbangkan trofi AFC Champions League pada 2014 serta memenangkan A League Premiership dengan klub yang sama.

Popovic berpindah-pindah dari Karabukspor ke Perth Glory, menuju AO Xanthi, hingga Melbourne Victory usai menuntaskan kebersamaan dengan Western Sydney Wanderers. Sepanjang petulangan itu, dia juga sempat kembali meraih trofi, di antaranya Australian Cup dengan Melbourne pada 2022.

Adapun Popovic akhirnya beralih peran ke pelatih tim nasional usai mendapat kepercayaan dari federasi sepak bola Australia pada September 2024. Dia bertugas menggantikan Graham Arnold dan belum tersentuh kekalahan dalam 4 laga dengan Socceroos.

Patrick Kluivert Gacor Jadi Pemain

Tak kalah dari Tony Popovic, Patrick Kluivert begit gacor saat menjadi pemian. Dia mengawali karier profesionalnya bersama Ajax Amsterdan dan sukses jadi bagian dari generasi emas klub di era 1990-an.

Kluivert bahkan sempat menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah final Liga Champions usai mencetak gol kemenangan melawan AC Milan pada ajang edisi 1995 di usia 18 tahun.

Setelahnya, dia bergabung dengan Barcelona pada 1998 dan menikmati puncak kejayaan dengan mencetak 124 gol dalam 249 pertandingan sepanjang enam musim kariernya, sekaligus memenangkan gelar LaLiga 1998/1999.

Selain dengan dua klub tersebut, Kluivert juga pernah menjajal karier bersama AC Milan, Newcastle United, Valencia, PSV Eindhoven, hingga Lille. Di ranah internasional, Kluivert bermain untuk Timnas Belanda sejak 1994 sampai 2004.

Dia sempat menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk negaranya berkat torehan 40 gol dalam 79 laga, sebelum rekor itu dipatahkan oleh Robin van Persie.

 

Sebagai Pelatih, Kluivert...

Sayangnya saat menjajal karier manjerial, Patrick Kluivert belum sempat mempersembahkan trofi. Dia hanya pernah membantu Louis van Gaal membawa Belanda finis sebagai peringkat tiga Piala Dunia 2014.

Di samping itu, pria berusia 48 tahun tersebut menyambangi peran lain sebagai Direktur Akademi La Masia di Barcelona pada 2019, pelatih striker di AZ Alkmaar dan NEC Nijmegen, hingga manajer tim kelompok umur FC Twente serta Ajax.

Adapun sebagai pelatih kepala skuad senior, Kluivert hanya sempat memegang jabatan di Timnas Curacao dan Adana Demirspor, sebelum dipekerjakan oleh PSSI per 8 Januari 2025.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan