Fermin Lopez Bersinar di Sepak Bola Olimpiade 2024, Hansi Flick Beri Garansi Starter di Barcelona?

Fermin Lopez yang masih membela Spanyol di sepak bola Olimpiade 2024 bakal bikin bingung Hansi Flick untuk posisi lini tengah. Dia punya banyak pemain berbakat di posisi ini.

Diterbitkan 09 Agustus 2024, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Fermin Lopez menjadi salah satu pemain Spanyol yang menonjol di sepak bola Olimpiade 2024. Gelandang muda Barcelona ini sudah mencetak 4 gol dan 1 assist sepanjang turnamen olahraga multi cabang empat tahunan ini.

Gol pertama Fermin Lopez terjadi saat Spanyol menang 3-1 atas Republik Dominika. Dia bahkan membuka keran gol Spanyol pada laga pertama fase grup C di sepak bola Olimpiade 2024 itu.

Sempat tak mencetak gol saat Spanyol kalah 1-2 dari Mesir, Fermin Lopez kembali menunjukkan ketajamannya saat kalahkan Jepang di laga perempat final.Gelandang 21 tahun ini mencetak 2 gol saat Spanyol gasak Jepang 3-0.

Tembakan jarak jauhnya tak mampu ditepis oleh kiper Jepang Kukubo yang tampil bagus sepanjang laga fase grup. Tak hanya sekali, Kukubo harus memungut bola dua kali dari gawangnya gara-gara tendangan keras Fermin Lopez.

Tentu, peran Fermin Lopez paling penting terjadi di laga semifinal. Saat Spanyol tertinggal dari Maroko lewat gol penalti Soufiane Rahimi, dia keluar sebagai penyelamat lewat gol penyeimbangnya di menit ke-65.

Dia kembali berperan saat memberi assist untuk gol kemenangan yang dicetak Juanlu Sanchez di menit ke-85. Penampilan yang mengilap ini bakal berlanjut di final sepak bola Olimpiade 2024 dan bersama Barcelona?

 

Fermin Lopez Suka Tantangan

Fermin Lopez tak melalui fase bagus di Spanyol U-23 dengan mudah. Pada laga semifinal, dia malah harus melawan tekanan dari suporter Maroko yang tampak lebih banyak hadir di stadion Orange Velodrome yang jadi markas klub Ligue 1, Marseille.

Lopez Cs juga harus mengejar ketertinggalan gol saat Soufiane Rahimi mencetak lewat titik penalti di babak pertama. Fermin Lopez dan kawan-kawan tetap tenang dan faktanya dia memang menyukai tekanan.

"Saya menyukai itu. Saya menyukai tekanan. Saya bahkan suka dengar orang teriak! Saya pikir itu lebih memotivasi kami dan Anda bisa lihat itu," ujarnya seperti dikutip FIFA.com.

"Kami sangat percaya diri. Duel lawan Maroko sangat sulit buat kami, tapi kami bisa membalikkan keadaan. Kami sebuah keluarga. Kami kompak dengan target yang sama di pikiran. Kami pantas lolos final."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan