Fun Volleyball Indonesia All Star vs Red Sparks Jadi Ajang Pemanasan Pemain Jakarta Pertamina ke Proliga 2024

Jakarta Pertamina Enduro (JPE) bangga bisa menyumbang pemain untuk memperkuat Indonesia All Star melawan Daejeon CheongKwanJang Red Sparks di Indonesia Arena, Sabtu (20/4/2024).

Diterbitkan 21 April 2024, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jakarta Pertamina Enduro (JPE) bangga bisa menyumbang pemain untuk memperkuat Indonesia All Star melawan Daejeon CheongKwanJang Red Sparks di Indonesia Arena, Sabtu (20/4/2024).

Opposite sekaligus kapten JPE Hany Budiarti, Quicker Maradanti Namira Tegariani, setter Latifa Nisa Az-Zahra, dan libero Dita Azizah jadi bagian skuad pimpinan Pedro Lilipaly untuk laga eksebisi bertajuk Fun Volleyball ini.

“Saya sangat bangga melihat pemain-pemain terbaik dari Jakarta Pertamina Enduro bermain dalam laga persahabatan ini. Saya yakin para pemain akan menunjukkan semangat dan kemampuan terbaik mereka,” kata Chef de Mission JPE Werry Prayogi dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

Hany Budiarti dan Dita Azizah merupakan andalan timnas voli putri Indonesia. Mereka beberapa kali mewakili negara dalam ajang internasional seperti SEA Games 2019 dan AVC Challenge Cup 2023. Pada ajang terakhir, keduanya membawa pulang medali perunggu.

Sementara Latifa Nisa Az-dan dan Maradanti Namira menghadirkan kembali wakil Daerah Istimewa Yogyakarta di timnas voli putri setelah sempat menghilang selama lima tahun.

“Pertandingan melawan Red Sparks akan menjadi ajang pemanasan bagi para pemain JPE sebelum Proliga 2024. Saya yakin mereka akan tampil dengan performa yang luar biasa,” ungkap pelatih kepala JPE Eko Waluyo.

Jalan Pertandingan Indonesia All Star vs Red Sparks

Fun Volleyball yang mempertemukan Indonesia All Star dan Red Sparks berlangsung sengit dan menyenangkan di Indonesia Arena GBK pada Sabtu (20/4/2024) malam WIB.

Klub asal Korea Selatan mengunci kemenangan 3-2 setelah melewati persaingan sengit kontra skuad Merah Putih dengan skor akhir 25-17, 25-15, 19-25, 18-25 dan 15-12.

Duel Indonesia All Star melawan Red Sparks berlangsung alot di awal set pembuka. Kedua tim saling terlibat drama kejar-mengejar skor hingga kedudukan 6-6.

Atlet voli Indonesia Megawati Hangestri yang memperkuat tim besutan Ko Hee-jin sempat mencoba menjadi momok buat pasukan Merah Putih sendiri. Kendati begitu, Ratri Wulandari bersama kolega mampu tampil spartan dan unggul 3 angka dengan 9-6.

Red Sparks sedikit demi sedikit mulai mengejar ketertinggalan. Jung Ho-young melepas smash keras yang membuat skor sementara kembali berimbang 10-10. Kedua tim masih sama kuat hingga kedudukan 15-15.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Red Sparks baru mulai menujukkan dominasinya mendekati akhir set pertama. Block Jung Ho-young mematahkan upaya Indonesia All Star, sekaligus membawa skuad Korea Selatan memimpin empat angka dengan 15-19. Jung Ho-young terus tampil sebagai sosok penting yang menjaga keunggulan timnya hingga akhir set. Pemain bernomor punggul 17 itu menorehkan angka pemungkas guna memastikan kemenangan 17-25 Red Sparks atas Indonesia All Star. Anak-anak asuh Ko Hee-jin tampil makin ganas di set kedua. Lee Ji-su dan kolega mampu meraup angka berturut-turut yang memaksa Indonesia All Stars langsung berada di posisi minor 0-11. Red Sparks terus melaju tanpa henti mendekati akhir set kedua. Aksi Han Song-yi sukses membawa tim asal negeri ginseng unggul makin jauh dengan 5-18. Indonesia All Stars sempat mulai menunjukkan perlawanan untuk mencegah kemejangan Red Sparks. Akan tetapi, Pasukan Ko Hee-jin pada akhirnya berhasil mencuri kembali set kedua dengan skor akhir 15-25.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan