Tampil Bagus di Piala Dunia U-17, Pemain Timnas Indonesia U-17 Bisa Bermimpi Besar Seperti Phil Foden

Pemain Timnas indonesia U-17 harus memanfaatkan betul kesempatan tampil di Piala Dunia U-17 untuk bermain bagus. Phil Foden merasakan pengaruhnya sampai ssekarang.

Diterbitkan 12 Oktober 2023, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Piala Dunia U-17 tak sekadar mencari hasil terbaik untuk negara-negara yang bertanding. Namun event dua tahunan ini juga jadi medium bagi pemain pamer kemampuan kepada klub-klub dunia.

Lihatlah apa yang dirasakan Phil Foden, bintang Timnas Inggris di Piala Dunia U-17 lalu. Berkat penampilannya yang membantu Inggris jadi juara Piala Dunia U-17 pada 2017 lalu, dia meraih predikat pemain terbaik dan trofi bola emas atau golden ball.

Selain itu, Phil Foden makin dipercaya oleh Manchester City. Dia kini tak pelak lagi menjadi salah satu pilar bagi manajer Man City Pep Guardiola meski banyak bintang baru berdatangan.

Pemain Timnas Indonesia U-17 bisa meniru langkah Phil Foden. Jika tampil bagus di Piala Dunia U-17 2023, bisa saja pemain-pemain Garuda Nusantara dilirik klub besar.

Seperti yang dirasakan striker muda Timnas U-17 Indonesia, Arkhan Kaka. Dia kelak ingin main di Borussia Dortmund.

"Sejujurnya, penampilan di Piala Dunia menjadi sesuatu yang terus saya pikirkan berhari-hari. Kalau saya sedikit bosan, saya akan menonton kembali penampilan saya di Piala Dunia U-17," ujar Phil Foden seperti dikutip FIFA.com.

FIFA World Cup U-17 Indonesia bisa disaksikan di Indosiar dan SCTV. Bisa nonton Live 52 pertandingan lengkap hanya di Vidio. Best match di Moji dan Mentari, serta melalui Nex Parabola.

 

Penampilan Mengagumkan Inggris di Piala Dunia U-17 India

Penampilan memukau Phil Foden di Piala Dunia U-17 2017 memang pantas diacungi jempol. Berkat aksinya enam tahun lalu, dia membantu Inggris bangkit setelah tertinggal 0-2 dari Spanyol.

Dia menginspirasi Inggris untuk mencetak 5 gol balasan di depan 60 ribu penonton yang ada di Kalkuta. Foden mencetak gol ketiga dan kelima Inggris, sekaligus membuatnya raih Golden Ball di akhir turnamen.

Prestasi terus mengiringi pemain 23 tahun ini. Bersama Man City, dia merasakan gelar juara lima kali dan trofi pertama Liga champions musim lalu. Belum lagi trofi turnamen domestik seperti Piala FA dan Carabao Cup.

"Itulah waktu yang terus menempel di kepala saya. Saya sangat suka kompetisi itu. Saya mengenang betapa spesialnya tim saat itu, kekompakan yang kami miliki dan kebersamaan," ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan