Mencari Bibit Atlet Olimpiade Lewat Kejuaraan Dunia Biathle/Triathle di Bali

Kejuaraan Dunia Biathle/Triathle ini juga menjadi pintu bagi atlet-atlet Indonesia bisa tampil di cabang pentathlon pada Olimpiade.

Diterbitkan 07 Juli 2023, 15:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kejuaraan Dunia Biathle/Triathle di Bali, menurut Anthony, merupakan event besar bagi para atlet MPI. Selain event yang baru pertama kali diadakan di Asia, kejuaraan dunia ini juga menjadi salah satu ajang bagi para atlet untuk mendapatkan point penilaian menuju Olimpiade.

”Bagi atlet-atlet MPI dan khususnya masyarakat Indonesia, kejuaraan dunia ini akan menjadi ajang bergengsi sebagai upaya memberikan kontribusi dalam bentuk prestasi untuk menuju peringkat yang lebih tinggi, yakni peringkat dunia,” urai Anthony.

Bagi MPI sendiri, sebagai pengelola cabang olahraga ini di Indonesia, kejuaraan dunia di Bali tidak hanya untuk memasyarakatkan modern pentathlon di Indonesia. Tetapi juga mencari dan menciptakan atlet Indonesia potensial, serta sarana pengembangan dan pemberdayaan bakat atlet MPI – utamanya dalam event international

Kami berharap, atlet-atlet muda yang terseleksi dari seluruh Indonesia serta terpilih dari yang terbaik, bisa mendapatkan poin dan nilai untuk menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles dan Olimpiade 2032 di Australia,” kata Anthony, seraya menyebut kejuaraan dunia di Bali juga diarahkan untuk mendukung Sport Tourism di Indonesia.

Sebelum menggelar Kejuaraan Dunia Biathle/Triathle di Bali pada 1 - 5 November 2023, UIPM lebih dulu akan menggelar Kejuaraan Dunia Pentathlon U-17 di Alexandria, Mesir pada 11 - 16 Juli 2023. Berlanjut dengan Kejuaraan Dunia Pentathlon dan Laser Run di Bath - Britania Raya pada 19 – 21 Agustus 2023.

Penunjukan Indonesia sebagai Tuan Rumah

Menurut Anthony Charles Sunarjo, penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Kejuaraan Dunia Biathle/Triathle tak lepas dari keberhasilan Indonesia menyelenggarakan modern pentathlon sebagai salah satu cabang olahraga yang pertama kali dipertandingkan di Asian Games Jakarta - Palembang 2018.

”Ketika itu, Pemerintah melalui Kemenpora menunjuk MPI sebagai tuan rumah sekaligus penyelenggara kejuaraan modern pentathlon di Asian Games 2018,” ujarnya.

Dengan atlet yang terbatas saat itu, Indonesia tercatat sebagai negara peserta termuda. ”Namun, atlet putra MPI mampu menembus rangking 10 besar Asia dengan mendapatkan beberapa medali,” kata Anthony yang Selasa (4/7) lalu memimpin audiensi MPI dengan Menpora Dito Ariotedjo.

Sukses MPI dalam menyelenggarakan pertandingan modern pentathlon di Asian Games Jakarta - Palembang 2018, membuatnya memperoleh apresiasi dari UIMP sebagai The New Organizer Modern Pentathlon in The World 2018. Ini yang menjadi salah satu pertimbangan UIMP menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Anthony memastikan, modern pentathlon kini sudah semakin dikenal, bahkan sudah menjadi andalan Indonesia di arena internasional. Pada kejuaraan multievent SEA Games 2019 di Filipina, MPI berhasil memboyong 4 emas dan 1 perunggu dari enam nomor yang diperlombakan, serta menjadi juara umum cabang olahraga modern pentathlon.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan