Francesco Bagnaia Ungkap Alasan Tak Ngotot Lawan Marco Bezzecchi di Sprint Race MotoGP Belanda

Francesco Bagnaia tampak ogah memaksakan diri saat kalah cepat dari Marco Bezzecchi pada sprint race MotoGP Belanda. Dia ungkap alasannya.

Diterbitkan 25 Juni 2023, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pembalap Ducati Lenonvo, Francesco Bagnaia akhirnya buka suara terkait kekalahannya di sprint race MotoGP Belanda di sirkuit Assen, Sabtu (24/6/2023). Bagnaia harus puas finis di posisi dua usai berduel sengit dengan Marco Bezzecchi, pembalap Mooney VR46 Ducati.

Bagnaia rupanya main aman di sprint race MotoGP Belanda. Soalnya, dia mulai merasakan ada bahaya mengintai saat berusaha adu kencang dengan Bezzecchi.

Pecco Bagnaia mengakui sulit untuk tidak terpancing dengan kecepatan yang diperlihatkan Bezzecchi. Namun dia mengakui kalah cepat pada sprint race yang melobmakan 13 lap itu.

Pekan lalu, dia harus berduel sengit dengan pembalap Pramac Ducati, Jorge Martin yang berlanjut hingga balapan utama. Kini, dia harus berhadapan dengan Bez yang notabene "teman" berlatihnya di akademi Valentino Rossi.

Bagnaia mengaku tetap bahagia bisa finis di posisi kedua. Apalagi dia masih bisa amankan posisi teratas di klasemen MotoGP.

"Saya bahagia! Saya mencoba semuanya. Saat Anda mencoba semuanya dan belum berakhir, Anda masih bisa bahagia," ujarnya.

"Saya mencoba tutup gap dengan Bez, tapi sialnya, saya mulai merasa ambil risiko terlalu banyak di dua lap terakhir," katanya menambahkan.

 

Bagnaia Bisa Terus Memperbaiki Penampilan di MotoGP Belanda

MotoGP Belanda bukan momen yang menyenangkan buat Bagnaia. Dia banyak melakukan kesalahan sejak FP1, tapi terus memperbaiki penampilan.

"Ban belakang mulai terasa kehilangan sedikit grip jadi saya memutuskan untuk melambat dan mencoba jaga jarak di belakang. Jumat pagi juga sulit tapi kami bisa berbenah," ujarnya.

 

Bagnaia Kembali di Posisi Kedua Saat Kualifikasi

 

Bagnaia belum bisa mengalahkan Bezzecchi saat kualifikasi MotoGP Belanda. Dia mencoba segala cara tapi harus puas berada di posisi kedua.

"Saat kualifikasi, saya merasa kuat jadi saya gaspol motor tapi sektor pertama menjadi area di mana saya banyak kehilangan waktu. Kami harus cari tahu mengapa," ujarnya.

"Di luar itu, saya senang dengan perasaan saya dengan motor. Motor baru butuh lebih banyak lap di sini tapi kami sudah tahu area mana yang harus dibenahi untuk balapan."

 

Jaga Ritme Demi Jaga Ban di MotoGP Belanda

 

Pecco Bagnaia tahu betul masalahnya ada di ban belakang. Namun ini disebutnya bukan masalah besar karena yang dilakukannya hanya jaga risiko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Saya mencoba kendalikan situasi sekuat mungkin. Di dua lap terakhir, ada banyak getaran di ban belakang. Saya bisa berbahaya kalau memaksa duel dengan Bezzecchi. Saya tertinggal 1,3 detik di belakang, jadi saya pilih untuk lebih pelan," ujarnya. "Agak berbahaya saat ke tikungan kanan, saya harus mengurangi kecepatan."

Halaman
Show All
Defri Saefullah, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan