Sukses

Dekati Posisi 3 Besar, Ini Cabang Olahraga yang Masih Bisa Jadi Penyumbang Medali Indonesia di SEA Games 2023

Kontingen Indonesia makin dekat dengan posisi 3 besar di klasemen medali SEA Games 2023. Dengan sisa waktu yang dimiliki, sejumlah cabor berikut ini berpotensi menjadi penyumbang medali bagi Tanah Air.

Liputan6.com, Jakarta - Kontingan Indonesia terus berjuang menambah torehan medali di SEA Games 2023 Kamboja. Maklum, tim Merah Putih memang sejak awal diberi PR untuk tampil apik dalam ajang olahraga multi event se-Asia Tenggara.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menargetkan Indonesia mendulang setidaknya 60 medali emas di berbagai cabang olahraga SEA Games 2023.

Raihan tersebut diharapkan cukup untuk mengantar pasukan Tanah Air finis mempertahankan prestasi finis di peringkat tiga besar klasemen akhir, layaknya capaian yang didapat pada SEA Games 2021 lalu.

Adapun Indonesia saat ini sudah sangat dekat dengan target tersebut. Data yang dirilis oleh situs resmi SEA Games 2023 Kamboja per Minggu (14/5/2023) pukul 12.35 WIB menunjukkan kontingen Indonesia mengoleksi total 184 medali yang terdiri atas 58 emas, 53 perak, dan 73 perunggu.

Dengan demikian, para penggawa Tanah Air hanya butuh tambahan 2 medali emas guna mencapai angka 60. Tim Indonesia juga berpotensi besar menyalip tuan rumah Kamboja yang saat ini menghuni urutan tiga dengan koleksi 59 emas, 53 perak, dan 80 perunggu.

CdM Tim Indonesia untuk SEA Games 2023 Lexyndo Hakim optimistis skuad Merah Putih masih punya cukup waktu untuk mendulang prestasi lebih baik, mengingat masih ada sejumlah cabang olahraga yang berpotensi tembus ke babak final.

Fim swimming, polo, boxing, taekwondo, hingga jetski juga akan dipertandingkan hari ini. Lexyndo mengeklaim seluruh cabor tersebut sama-sama diunggulkan untuk menambah pundi-pundi medali bagi Tanah Air.

“Masih ada beberapa puluh final  yang masih bisa digapai. Bismillah. Semua cabor diunggulkan,” tutur Lexy saat dihubungi Liputan6.com pada Minggu (14/5/2023) siang WIB.

“Hari ini masih ada fin swimming, polo, boxing, taekwando, TBR, tenis,  jetski, fencing, angkat berat, dan beberapa (yang) lain masih ada banyak, Insyaallah,” sambung dia.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Potensi Medali Emas

Adapun secara spesifik, fin swimming bisa dipandang sebagai salah satu cabang olahraga yang berpeluang besar menambah torehan medali emas bagi Tanah Air.

Seperti diketahui, cabor itu sebelumnya juga telah menyumbangkan emas, perak, dan perunggu, untuk kontingen Indonesia lewat pertandingan di berbagai nomor.

Lebih lanjut dilansir dari Antara, peluang emas juga terletak pada cabang olahraga perahu naga alias Traditional Boat Race (TBR).

Demikian halnya dengan tenis, yang berpotensi naik ke podium tertinggi lewat aksi Muhammad Rifqi Fitriadi di nomor tunggal putra dan Aldila Sutjiadi/Jessy Rompies pada nomor ganda campuran.

3 dari 3 halaman

Juara Umum dan Cetak Sejarah

Sekadar informasi, kontingen Indonesia hingga kini juga tercatat telah menjadi juara umum di sejumlah cabor. Beberapa di antaranya adalah pencak silat, wushu, dan balap sepeda.

Melansir rilis resmi NOC Indonesia, cabor pencak silat menyabet predikat juara umum usai menorehkan 9 emas, 6 perak, dan 1 perunggu. Wushu mengoleksi total 6 emas, 6 perak, dan 2 perunggu, sementara balap sepeda mengumpulkan 5 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Lebih lanjut, kontingen Indonesia juga berhasil menorehkan sejarah baru di cabor hoki, kriket, basket, dan atletik. Timnas Hoki Indoor Putra mampu meraih emas pertama sejak keikutsertaan mereka di ajang SEA Games.

Kriket juga meraih pencapaian serupa dengan menggondol emas perdana mereka pada nomor Women’s Team 6s, diikuti Timnas Basket Putri 5x5. Adapun di cabang olahraga atletik, tim lari estafet 4x100 meter sukses menyudahi paceklik emas sejak 2011 silam.

Dapatkan update terkini torehan medali kontingen Indonesia di perhelatan SEA Games 2023 Kamboja dengan mengeklik link artikel berikut ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini