4 Pemain Bintang Jebolan FC Groningen yang Bersinar di Eropa

Selain Ajax, PSV dan Feyenoord, FC Groningen juga menjadi salah satu klub Eredivisie yang kerap menghasilkan talenta muda terbaik di Eropa.

Diterbitkan 11 Mei 2023, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Arjen Robben

Sama seperti Ronald Koeman, pemain yang dikenal kemampuan memotong garis pertahanan lawan ini juga merupakan jebolan akademi FC Groningen. Arjen Robben menjalani debutnya untuk Groningen ketika usianya masih menginjak 16 tahun dan tidak butuh waktu lama hingga akhirnya ia menjadi andalan starting eleven mereka. Usai menjalani musim keduanya yang impresif, PSV pun memutuskan untuk membawanya ke Eindhoven pada musim panas 2002.

Dari PSV lanjut ke Chelsea kemudian ke Real Madrid, Robben adalah winger lincah yang tertahan perkembangannya akibat cedera. Ketika akhirnya ia memutuskan untuk berlabuh ke Bayern Munchen, sosok berusia 39 tahun itu akhirnya dapat mencapai puncak karirnya.

Selama masa baktinya di Munchen, Robben berhasil memenangkan segalanya termasuk treble pada musim 2012/2013.

Luis Suarez

Meski ketika baru didatangkan dari Nacional Luis Suarez sempat kesulitan beradaptasi dengan budaya yang ada di Belanda, akhirnya bomber Uruguay tersebut berhasil menjadi mesin gol yang sulit dihentikan bagi FC Groningen. Total dari 37 penampilannya untuk Groningen di semua kompetisi, Suarez sukses mengemas 15 gol dan tujuh assist.

Setelah satu musim berkarir di Groningen, Suarez pun akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Ajax di mana ia semakin mematikan sebagai seorang ujung tombak. Selama tiga musim berada di ibukota Belanda, ia berhasil mengoleksi 111 gol dari 159 penampilannya.

Dan sejak saat itu, ia semakin tidak dapat dibendung di mana ia mengoleksi 82 gol dari 133 penampilan bersama Liverpool, 198 gol dari 283 penampilan dengan seragam Barcelona dan 34 gol dalam 83 pertandingan yang dilakoni bersama Atletico Madrid.

Suarez juga menjadi salah satu pilar penting dari kesuksesan Barcelona meraih gelar treble kedua mereka pada musim 2014/2015. Bersama Lionel Messi dan Neymar, saat itu ia berhasil membentuk salah satu trio serang paling mematikan sepanjang sejarah sepak bola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfa Arisyi Senapi, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan