Jika AWBG Gagal Juga Akibat Israel, Indonesia Sulit Jadi Tuan Rumah Event Olahraga Dunia

Salah satu tim yang sudah memastikan diri ikut AWBG 2023 di Bali adalah Israel.

OlehThomas
Diperbarui 15 April 2023, 06:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kalau kita terima tim dari Israel itu bukan kehendak dari pemerintah Indonesia tapi kehendak dari penyelenggara, yakni ANOC karena yang menyelenggarakan bukan Indonesia dari event olahraga tersebut yang menyelenggarakan WBC, kemudian mereka memasukkan Israel dari salah satu negara yang menjadi peserta pada pertandingan tersebut sehingga kita Indonesia tentu kita tidak bisa menolak," kata Hikmahanto.

"Yang terpenting adalah kita sudah komit menjadi tuan rumah maka tentu komitmen itu kita harus jalankan ingat memindahkan venue itu bukan hal yang mudah apalagi jumlah atlet dengan jumlah yang besar. Karena itu jadi tuan rumah harus siap karena inilah yang harus diperhitungkan oleh semua pihak tidak hanya oleh pemerintah tetapi semua pihak termasuk masyarakat ataupun juga partai politik dan sebagainya," jelasnya.

Sulit Gelar Event

Pakar Hukum Internasional Indonesia itu juga mengatakan, seharusnya yang ditentang oleh masyarakat dan pemerintah Indonesia ialah kebijakan zionis Israel yang mengambil paksa dan menduduki tanah rakyat Palestina dengan kekerasan dan melanggar hak asasi manusia, bukan kepada tim olahraganya.

Sebab, dampak dari penolakan tersebut membuat Indonesia gagal mengambil kesempatan untuk dikenal oleh dunia lewat event olahraga.

"Jadi penolakan kepada tim Israel itu tentu saya sangat sayangkan. Karena dengan demikian kita tidak akan mungkin menyelenggarakan event-event internasional yang ada Israel-nya di situ karena kalau misalnya kita menyelenggarakan event-event internasional dimana ada Israel-nya dan kebetulan Israel timnya akan berlaga masa kita kemudian harus mundur kan tidak mungkin," jelas Hikmahanto.

"Pilihannya adalah sama sekali kita tidak menjadi tuan rumah atau kita tidak akan pernah dikenal oleh dunia berkaitan dengan event-event olahraga," pungkasnya.

Berlangsung Agustus

ANOC World Beach Games 2023 rencananya akan berlangsung pada 5-12 Agustus mendatang. Sebelumnya, Gubernur Bali I Wayan Koster pun telah menyatakan sikap serupa seperti Piala Dunia U-20.

Penolakan yang dilakukan Koster itu membuat Indonesia berpeluang kembali kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah ajang internasional.

Masyarakat Bali sendiri juga menginginkan penyelenggaraan even WBG dapat terlaksana. Sebab hal itu dapat mengangkat perekonomian dan memperkenalkan pariwisata di Pulau Dewata kepada mata dunia.

Potensi kericuhan yang menimbulkan aksi mosi tak percaya kepada Gubernur Bali I Wayan Koster bisa saja terjadi jika WBG bernasib sama seperti Piala Dunia U-20.

Sebab, banyak pihak yang mendukung even tersebut dapat terlaksana. Mengingat, masyarakat Bali terkenal sangat toleran dan bisa menerima perbedaan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan