Daftar 22 Peserta Piala Dunia U-20 2023: 2 Rival Timnas Indonesia di Piala Asia U-20 Lolos

Timnas Indonesia makin mengetahui rival di Piala Dunia U-20 2023 semakin lengkap. Termasuk dua di antaranya yang baru memastikan lolos usai melewati perempat final Piala Asia U-20 2023.

Diperbarui 12 Maret 2023, 20:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia makin mengetahui rival di Piala Dunia U-20 2023 semakin lengkap. Termasuk dua di antaranya yang baru memastikan lolos usai melewati perempat final Piala Asia U-20 2023.

Pertama adalah Irak yang menang dramatis atas tetangga Iran. Bertanding di JAR Stadium, Sabtu (11/3/2023), mereka meraih kemenangan berkat gol Ali Jasim pada menit ke-90+1.

Dengan hasil ini, Irak bakal mengikuti Piala Dunia U-20 untuk kali kelima sepanjang sejarah. Pertama kali lolos pada 1977, capaian terbaik dicatat pada 2013 ketika menembus semifinal.

Pada partai di Milliy Stadium beberapa jam berselang, Uzbekistan menyusul setelah membungkam Australia 5-4 (1-1) lewat adu penalti. Australia memimpin terlebih dahulu melalui Gabriel Popovic ('77).

Namun, Uzbekistan membalas tidak lama berselang lewat Zafarmurod Abdurahmatov ('79). Tidak ada gol di 30 menit tambahan waktu sehingga pemenang harus ditentukan melalui babak tos-tosan.

Empat eksekutor awal Australia Nectarios Triantis, Archie Goodwin, Joshua Rawlins, dan Alexander Badolato sukses menunaikan tugas. Tapi tidak bagi algojo terakhir Adrian Segecic.

Sementara seluruh penendang Uzbekistan yakni Abbosbek Fayzullaev, Polatkhoja Kholdorkhonov, Nodirbek Abdurazzoqov, Makhmudjon Makhamadjonov, dan Umarali Rahmonaliyev berhasil memasukkan bola.

Seperti Irak, Uzbekistan tampil di Piala Dunia U20 untuk kali kelima. Mereka melaju hingga perempat final di dua partisipasi terakhir tahun 2013 dan 2015.

Timnas Indonesia sudah mengetahui kualitas Irak dan Uzbekistan karena satu grup di Piala Asia U-20 2023. Pasukan Shin Tae-yong bisa mengimbangi Uzbekistan, tapi takluk dari Irak.

Dua tempat tersisa Piala Dunia U20 2023 bakal ditentukan hasil perempat final lain Piala Asia U-20 2023 yakni Korea Selatan vs China dan Jepang vs Yordania. Laga tersebut berlangsung Minggu (12/3/2023).

Berikut daftar lengkap peserta Piala Dunia U-20 2023:

Tuan Rumah

Indonesia

Eropa

Israel, Inggris, Prancis, Italia, Slovakia

Amerika Utara

Republik Dominika, Guatemala, Honduras, Amerika Serikat

Oseania

Fiji, Selandia Baru

Asia

Irak, Uzbekistan, ???, ???

Afrika

Gambia, Senegal, Nigeria, Tunisia

Amerika Selatan

Brasil, Uruguay, Kolombia, Ekuador

SCM Tayangkan Piala Dunia U-20 2023

Piala Dunia U-20 2023 bakal digelar dalam hitungan hari. SCM Grup telah dipercaya untuk menjadi official broadcaster ajang sepak bola bergengsi yang dihelat di Tanah Air mulai tanggal 20 Mei hingga 11 Juni tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Direktur Utama SCM Grup, Sutanto Hartono menjelaskan, seluruh pertandingan Piala Dunia U-20 2023 nantinya dapat disaksikan melalui platform live streaming Vidio dan jaringan TV satelit Nex Parabola. Namun, khusus layanan televisi free to air, Indosiar ditunjuk menjadi saluran utama yang akan menyiarkan pertandingan paling banyak, disusul oleh SCTV serta Moji yang juga berada di bawah naungan SCM Grup. “Kalau (di Piala Dunia U-20) ini, Vidio akan menyiarkan semuanya (seluruh pertandingan). Kalau dari sisi free to air, kita akan bagi tugas. Indosiar kali ini menjadi lead-nya, sehingga Indosiar yang menyiarkan pertandingan lebih banyak,” tutur Sutanto saat ditemui dalam acara jumpa pers di SCTV Tower, Senayan, Selasa (28/2/2023). “Lalu nanti akan diikuti SCTV dan Moji. Jadi itu tiga (saluran) televisi yang akan menyiarkan (pertandingan Piala Dunia U-20 2023). Kemudian nanti Nex Parabola juga akan menyiarkan seluruh pertandingan,” sambungnya dalam kesempatan yang sama. Sementara itu terkait jam tayang, Sutanto menjelaskan saat ini ada dua pemabagian waktu kick-off yang tengah didiskusikan. Namun hal itu masih bisa berubah, mengingat belum slot peserta Piala Duna U-20 2023 belum sepenuhnya terisi. “Jam tayang ini sebenarnya masih digodok, masih difinalisasi. Tentatif, kalau tidak salah jamnya itu 3 atau 4 (sore) untuk kick-off pertama, yang kedua jam 8 malam. Akan tetai konsekuensinya kalau menggunakan dua kick-off time itu, selama babak penyisihan atau 16 besar, ada dua match pada saat yang sama,” paparnya. “Jadi kita sedang memberikan masukan, kalau memang pertandingan mau dinikmati lebih luas, kami mengusulkan ada tiga kick-off time. Ini yang sedang dibahas oleh FIFA,” sambung Sutanto kepada awak media.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan