PSG vs Bayern, Mbappe Dipaksa Main Meski Cedera?

Kylian Mbappe sebelumnya diprediksi absen saat PSG menghadapi Bayern Munich.

Diterbitkan 14 Februari 2023, 13:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain gagal di Coupe de France, akhir pekan lalu, PSG kalah 1-3 dari Monaco di ajang Liga Prancis. Kekalahan itu memang belum menggoyahkan PSG di puncak klasemen sementara Liga Prancis.

Namun, posisi mereka semakin dekat dengan Marseille yang ada di posisi dua klaseme. PSG ada di posisi puncak klasemen sementara dengan 54 poin dari 23 laga. Marseille di posisi dua klasemen sementara dengan 49 poin dari 23 laga.

Meski begitu, Galtier menegaskan enggan menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan. Dia menyebut, duel nanti menjadi momen kebangkitan untuk timnya.

"Tidak akan ada alasan setelah laga ini. Bayern juga mengalami periode sulit setelah Piala Dunia. Sejak saat itu mereka bisa tampil bagus." ucapnya

"Sedangkan saat ini kami tidak [dalam kondisi bagus]. Namun kini saya punya skuad yang lebih komplet dibandingkan laga sebelumnya," jelasnya.

Diterpa Isu Tak Sedap

Selain dalam periode sulit, PSG juga diterpa isu tak sedap. Dua megabintang Les Parisiens, Lionel Messi dan Neymar dikabarkan bakal hengkang. Kedua pemain itu disebut sudah tidak nyaman berada di dalam tim.

Neymar baru saja terlibat bentrokan di ruang ganti usai PSG dikalahkan AS Monaco 1-3 di Stade Louis II, Sabtu (11/2). Dia tidak puas dengan performa rekannya Vitinha dan Hugo Ekitike.

Vitinha diminta mengoper bola dengan baik, semetara Ekitike disemprot soal pengambilan keputusannya yang buruk di lapangan.

Keributan tak berhenti di situ, Neymar juga dikabarkan berseteru dengan Direktur Olahraga Paris Saint-Germain, Luis Campos.

Menurut laporan Get Football News France, Neymar tak senang atas kritik Campos yang menyebut permainan mereka memalukan.

Situasi dari ketidaksenangan Neymar dengan dua rekannya dan Campos juga terjadi di tengah laporan yang mengabarkan bahwa keretakan hubungannya dengan Kylian Mbappe terus berlanjut.

Kedua pemain tersebut bertikai lantaran urutan pengambil penalti pada awal musim ini dalam pertandingan Ligue 1. Sergio Ramos bahkan harus turun tangan untuk memisahkan keduanya.

Setelah itu, Pelatih Christophe Galtier mengadakan pertemuan dan menegur Neymar serta Mbappe. Namun, tampaknya hubungan kedua pemain top itu tak kunjung membaik. Kini, Foot Mercato mengklaim Neymar sedang mencari jalan keluar dari PSG.

Menariknya, laporan tersebut juga mengklaim bahwa kepindahan Neymar akan diikuti oleh Messi. Megabintang Argentina itu saat ini berada di bulan-bulan terakhir dari kontrak dua tahunnya di klub. Sedangkan Neymar terikat kontrak hingga 2025.

Mbappe Biang Kerok

Maksud dari Mbappe menjadi 'biang kerok' atas kemungkinan kepergian Messi ialah, PSG ingin menjadikan striker Prancis itu sebagai acuan di lini depan.

Dengan memberi Kylian Mbappe kontrak paling menguntungkan dalam sejarah olahraga, PSG telah memperjelas bahwa ia adalah pemain bintang masa depan.

Namun, ada perasaan bahwa ini belum sepenuhnya tercermin di lapangan. Seperti yang terjadi, serangan PSG terutama dilakukan melalui Messi.

Mbappe terpaksa harus puas menjadi pencetak gol yang produktif, padahal masih banyak yang bisa dia tawarkan dari sekedar gol.

Ketika Messi kesulitan musim lalu dan tidak bermain sesentral seperti musim ini, Mbappe adalah kreator utama PSG.

Ia mencetak 39 gol dan memberikan 26 assist dalam 46 penampilan di semua kompetisi untuk PSG pada musim 2021-22.

Meski telah mencetak 25 gol sejauh musim ini, jumlah assistnya menurun drastis. Pemain Prancis itu hanya memberikan enam assist dalam 26 penampilan sejauh musim ini.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan