Seperti Francesco Bagnaia, Daftar 8 Pembalap yang Pernah Pakai Nomor 1 di MotoGP

Francesco Bagnaia memutuskan untuk menggunakan nomor sakral 1 setelah 11 tahun banyak juara yang ogah memakainya.

Diterbitkan 24 Januari 2023, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Nicky Hayden 2007

Nicky Hayden jadi juara MotoGP 2006 dengan dramatis. Dia memakai nomor sakral sekaligus "sial" itu usai jadi juara MotoGP dengan Honda.

Daftar Pembalap Lainnya

 

 

5. Kenny Roberts Jr 2001

Suzuki pernah meraih juara MotoGP lewat Kenny Robert Jr pada 2000. Saat itu, dia meraih poin minimal karena hanya meraih 4 kemenangan dan 9 podium saja.

6, Alex Criville 2000

Alex Criville memakai nomor 1 usai menjadi juara MotoGP 1999 dengan Repsol Honda. Pembalap asal Spanyol ini meraih 6 kemenangan dan 10 kali podium.

7. Mick Doohan 1995-1999

Inilah salah satu pengguna nomor 1 yang paling sukses. Mick Doohan mendominasi MotoGP usai menang sejak 1994 sampai 1998. Sulit untuk menyaingi prestasi pembalap asal Australia itu saat itu.

8. Kevin Schwantz 1994

Inilah salah satu prestasi pertama yang pernah diraih Suzuki. Kevin Swantz meraih prestasi dengan Suzuki usai juarai MotoGP 1993. Dia meraih 4 kemenangan dan 11 podium.

9. Wayne Rainey 1991-1993

Dialah salah satu pembalap yang disegani dengan nomor 1. Soalnya, dia bisa mempertahankan gelar juara mulai 1990 sampai 1992. Itu dilakukannya bersama Yamaha.

Tambah Motivasi

Pria yang akrab disapa Pecco tersebut melanjutkan, dia ingin memberi penghormatan kepada para juara dunia di MotoGP sebelumnya dengan memilih nomor satu. Bagnaia juga berharap angka itumenambah motivasinya agar mempertahankan takhta juara dunia.

"Tapi saya juga menyematkan angka 63 kecil di dalam angka satu ini, karena saya ingin melaju bersama keduanya. Jadi, ya, mengapa tidak?" kata Bagnaia.

Pecco mengaku sempat ragu untuk mengenakan nomor satu. Pasalnya, angka tersebut bukanlah angka favorit para pembalap karena dinilai membawa kutukan.

Sejumlah pembalap MotoGP seperti Casey Stoner, Jorge Lorenzo, Kenny Roberts Jr, Nicky Hayden, Alex Criville, dan Wayne Rainey gagal mempertahankan titel juara setelah berganti ke nomor satu.

Jaga Prestasi

Ducati Lenovo menyapu bersih gelar pada MotoGP 2022. Selain pembalap melalui Bagnaia, mereka juga merebut titel untuk kategori konstruktor dan tim. Demi mempertahankan prestasi, Ducati mengandalkan Bagnaia dan Enea Bastianini.

"Kami melewati tahun 2022 dengan solid dan baik. Kami berkomitmen untuk terus bekerja dan mencoba mengulangi kesuksesan tersebut pada tahun ini, meskipun pasti akan jauh lebih menantang," kata CEO Ducati Claudio Dominicali.

Desmosedici GP23 memiliki tampilan tidak jauh berbeda dari edisi sebelumnya yakni masih menyala dengan warna merah. Bagnaia dan Bastianini pun optimistis dapat melaju di kejuaraan dunia tahun ini.

"Saya sangat bersemangat," kata Bagnaia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan