Jadwal Final Malaysia Open 2023: Peluang Gelar Ada di Fajar/Rian

Indonesia memiliki asa merebut gelar Malaysia Open 2023. Adalah ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang berkesempatan mempersembahkan titel.

Diperbarui 15 Januari 2023, 17:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia memiliki asa merebut gelar Malaysia Open 2023. Adalah ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang berkesempatan mempersembahkan titel.

Pada final di Axiata Arena, Minggu (15/1/2023), Fajar/Rian bakal menghadapi wakil China Liang Wei Keng/Wang Chang usai menaklukkan pasangan Korea Selatan Kang Min-hyuk/Seo Seung-jae 21-18, 21-17 di semifinal sehari sebelumnya.

Kang/Seo mengambil inisiatif begitu pertandingan dimulai. Mereka memimpin 2-0, 6-3, dan 8-5. Dominasi Kang/Seo berlanjut selepas jeda. Keduanya unggul 13-11 dan 15-13.

Hebatnya, Fajar/Rian pantang menyerah. Pasangan nomor satu dunia itu mengejar dan memimpin untuk pertama kali pada 16-15. Keduanya lalu mempertahankan momentum hingga mengamankan gim pembuka.

Duel sengit kembali hadir di awal partai, sebelum Fajar/Rian menjauh 7-4 dan unggul 11-8 pada interval. Mereka terus menjaga keunggulan hingga 16-11, Selisih jauh tersebut jadi modal bagi Fajar/Rian untuk mengamankan kemenangan.

Fajar/Rian merupakan satu-satunya harapan Indonesia pada penentuan gelar. Di sisi lain, Liang/Wang jadi salah satu dari tiga andalan Negeri Tirai Bambu yang hadir di partai puncak Malaysia Open 2023. Jepang jadi negara terbanyak lain dengan jumlah wakil sama.

Perebutan gelar ganda putra ajang bulu tangkis kelas Super 1000 ini juga unik. TIdak seperti nomor lain, ganda putra tidak menghadirkan unggulan pertama di final. Favorit utama Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dari Jepang sudah tersingkir sejak babak pertama.

Simak jadwal Malaysia Open 2023 di halaman berikut:

Jadwal Pertandingan

Minggu, 15 Januari 2023

Pertandingan ke-1: Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang)

Pertandingan ke-2: Chen Qing Chen/Jia Yi Fan (China) vs Baek Ha-na/Lee Yu-lim (Korea Selatan)

Pertandingan ke-3: Akane Yamaguchi (Jepang) vs An Se-young (Korea Selatan)

Pertandingan ke-4: Viktor Axelsen (Denmark) vs Kodai Naraoka (Jepang)

Pertandingan ke-5: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Liang Wei Keng/Wang Chang (China)

 

Ket: Pertandingan pertama dimulai pukul 15.00 WIB

2 Kandas di 4 Besar

Indonesia sebenarnya punya dua wakil lain yang tampil di semifinal. Namun, keduanya harus mengakui keunggulan lawan.

Ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja ditaklukkan wakil Tiongkok Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong lewat dua gim langsung. Mereka kalah 16-21 dan 18-21 dalam duel di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (14/1/2023) siang WIB.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dejan/Gloria dipaksa bertarung dengan lawan berat. Zheng/Huang, yang dihadapinya, menyandang status sebagai unggulan pertama. Tak heran jika wakil Tiongkok langsung menunjukkan permainan agresif sejak awal gim pembuka. Kendati demikian, upaya Dejan/Gloria untuk menampilkan performa terbaik tak serta-merta padam. Keduanya turut aktif melancarkan serangan ke kubu pertahanan pasangan Tiongkok, hingga mampu unggul dua angka di kedudukan 4-2. Sayangnya, Zheng/Huang dengan cepat sanggup mengejar ketertinggalan. Duo asal negeri tirai bambu bahkan berbalik memimpin satu poin dengan 6-7 setelah memanfaatkan sejumlah unforced errors yang dilakukan wakil Tanah Air. Dejan/Gloria ogah tinggal diam. Mereka balas mengumpulkan dua angka berturut-turut, sehingga skor sementara berubah menjadi imbang 8-8. Malang, tren positif itu tidak bertahan lama. Zheng/Huang mengukuhkan dominasi usai unggul tiga poin saat interval. Wakil Indonesia mencoba mengimbangi pola permainan lawan selepas jeda. Namun, mereka masih saja terkunci di angka delapan. Sementara Zheng/Huang sudah melesat dengan tambahan empat angka beruntun. Dejan/Gloria baru bisa memutus torehan poin wakil Tiongkok setelah skor 8-15. Koleksi empat poin yang baru saja didapatkannya membuat selisih jarak kedua pasangan terkikis. Zheng/Huang buru-buru bangkit untuk menjauhi pasangan Indonesia. Namun, momennya sempat diganggu oleh Dejan/Gloria. Ganda campuran Tiongkok baru berhasil mencuri kemenangan di game pertama setelah memaksa wakil Tanah Air tunduk 16-21. Dejan/Gloria mencoba bangkit di gim kedua. Dejan mengirim serangan keras yang membuat Huang Ya Qiong melakukan kesalahan sendiri hingga berbuah angka pertama. Sayangnya, situasi tersebut lagi-lagi tak bertahan lama. Zheng/Huang balas mengumpulkan dua poin beruntun, sehingga berbalik memimpin dengan 2-1. Gloria menarik wakil Tiongkok terlibat dalam drama kejar-kejaran skor usai menghasilkan poin penyeimbang. Ganda campuran Indonesia pun berhasil unggul di kedudukan 4-2. Dejan/Gloria berupaya menjaga selisih jarak dengan Zheng/Huang. Namun, kondisi berubah ketika duo asal negeri bambu menyamakan skor menjadi 6-6. Sang unggulan pertama dengan cepat mengambil alih kendali. Dominasi keduanya makin tak terpatahkan mendekati interval. Dejan/Gloria pun kembali ditempatkan dalam posisi minor tiga angka saat jeda set kedua. Pasangan Indonesia mencoba comeback setelah interval. Mereka meraih tambahan poin beruturt-turut sekaligus mengikis ketertinggalan menjadi hanya satu angka dari pasangan China di kedudukan 11-12. Malang, tren positif ini akhirnya terputus. Serangan bertubi-tubi penggawa Tiongkok gagal dikembalikan dengan baik oleh Dejan/Gloria. Pasangan Indonesia masih mengais peluang untuk menyamakan skor hingga memasuki poin-poin kritis. Dejan/Gloria kembali terpaut dekat dari Zheng/Huang di kedudukan 16-18 dan 18-20. Akan tetapi, momentum ini tak mampu diteruskan hingga pengujung laga. Game kedua masih menjadi milik pasangan Tiongkok dengan skor akhir 18-21.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan