"Satu, dua, tiga! Viva l'Algérie!" demikian nyanyian yang bergema di sekitar Souq Waqif di hari-hari menjelang semifinal Piala Dunia, seperti dikutip dari Deutsche Welle, Selasa (13/12/2022).
Nyanyian Itu sering diselingi dengan membawakan lagu kebangsaan Aljazair dan lagu rakyat tradisional yang dinyanyikan oleh para penggemar yang dibungkus dengan bendera Aljazair.
Menjadi Saudara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4252880/original/027818500_1670406049-000_32ZH44C.jpg)
Aljazair memang tidak hadir di Piala Dunia Qatar. Mereka terakhir lolos pada 2014, kalah dari Jerman yang akhirnya jadi pemenang dalam perpanjangan waktu di babak 16 besar.
Namun hal itu tak menghentikan ratusan warga Aljazair untuk datang ke Doha untuk mendukung tetangga mereka di Afrika Utara, Maroko, menjelang pertemuan bersejarah mereka dengan Prancis pada Rabu malam. Dan orang Maroko menghargai dukungan tersebut.
"Kita semua bersatu!" kata Yasmine, seorang pendukung Atlas Lions yang mengatakan dia "senang melihat semua orang Aljazair mendukung Maroko di turnamen ini, dengan cara yang sama seperti kami mendukung mereka di tahun 2014."
Ahmed dari Casablanca setuju, mengatakan kepada DW: "Kami telah bertemu banyak penggemar Aljazair yang bertukar bendera dengan kami. Semua orang di sini merasa Afrika, semua orang merasa Arab, semua orang merasa luar biasa."
Bahan Pembicaraan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4251875/original/070170000_1670342570-AP22340557044581.jpg)
Marvellous Mutohwo, warga Zimbabwe yang sudah bertahun-tahun tidak nonton bola, rela menonton pertandingan Maroko vs Portugal demi mendukung Singa Atlas.
Mutohwo pun berencana menonton bersama teman-temannya di bar. Selain karena akses listrik susah di kampung halamannya, Mutohwo hendak menonton bersama banyak teman untuk mengantisipasi pelecehan.
"Setidaknya saya bakal memiliki bahan pembicaraan jika orang-orang mendikusikan sepak bola, karena sepak bola adalah apa yang dibicarakan orang-orang belakangan ini. Ada kehebohan besar karena sebuah tim Afrika bisa berbuat banyak di Qatar. Saya tidak bisa melewatkannya!" kata Mutohwo.
Dukungan untuk Maroko juga mengalir deras dari masyarakat yang mengidentifikasikan diri sebagai orang Afrika sekaligus Arab.
Banyak Pendukung Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256733/original/040439200_1670686561-1_AP22344541201825.jpg)
Hussein Idow Ali, seorang penduduk Somalia, rela menanggalkan dukungan untuk Selecao das Quinas karena "saudaranya", Maroko, bertanding.
"Saya mendukung Maroko sebagai orang Afrika sekaligus saudara Arab dan muslim kami. Saya harap mereka membawa pulang trofi Piala Dunia ke Rabat (ibu kota Maroko). Namun, jika mereka (Maroko) kalah, saya akan balik mendukung Portugal, sesuatu yang saya harap tidak terjadi," kata Ali.
Sementara itu, Sidiki Sanoe, mahasiswa asal Liberia, menyebut kemenangan Maroko atas Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia lalu memberikan pesan kuat ke seluruh dunia.
"Apa yang kami, orang Afrika, mencoba kerjakan adalah sesuatu yang lebih jauh dari sepak bola," kata Sanoe.
"Kami ingin berkata ke dunia bahwa Afrika punya talenta. Kami sangat bertalenta, kami dapat melakukan hal-hal yang lebih baik dan kami bisa sukses," pungkasnya.
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336194/original/011453800_1788145793-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-31T100906.764.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5181963/original/041597900_1744014438-erupsi_gunung_gede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936199/original/062014300_1725430509-Kepiting1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4260341/original/069719800_1670984652-Suasana_Loket_Tiket_Semifinal_Piala_Dunia_2022_Jelang_Prancis_vs_Maroko-AP__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4265355/original/045692600_1671418522-AP22352542919732.jpg)