Sukses

Doa dan Harapan Memenangkan Piala Dunia 2022 Untuk Pele

Liputan6.com, Jakarta Ketika ribuan penggemar Brasil bernyanyi dan menari untuk tim mereka di Piala Dunia 2022 di Qatar, dalam hati mereka telah mengucapkan doa untuk "raja" mereka, Pele.

Para supporter menyajikan pemandangan yang menyentuh ketika laga 16 besar Piala Dunia 2022 antara Timnas Brasil vs Korea Selatan, Selasa (6/12/2022) dini hari WIB. Mereka  membentangkan spanduk raksasa berisi dukungan untuk kesembuhan salah satu legenda sepakbola mereka, yaitu Pele.

Spanduk berwarna dasar kuning dengan kombinasi hijau itu memajang foto legendaris sepakbola Brasil Pele dengan kostum putih.

Di Doha, Qatar, tuan rumah ajang tersebut, juga menunjukkan empati atas kondisi Pele. Salah satunya lewat videotron di salah satu gedung tinggi di Doha, Qatar, yang menampilkan doa dan dukungan untuk mantan pesepakbola berusia 82 tahun itu.

Sebelumnya, Pele disebut telah dipindahkan ke ruang perawatan "akhir hayat" usai berjuang melawan kanker usus yang dideritanya sejak bulan September 2021.

Kabar itu sempat membuat sejumlah pihak berasumsi bahwa kemoterapi yang dilakukan untuk membantu merawat mantan pemain Timnas Brasil itu telah berhenti bekerja.

Namun, anak perempuan Pele, Kely, mengatakan kepada Fantastico bahwa ayahnya dirawat di rumah sakit bukan karena penyakit kanker, melainkan infeksi paru-paru yang disebabkan oleh Covid-19.

"Sekitar tiga minggu lalu dia (Pele) terkena Covid. Dia divaksinasi, dengan semua vaksinnya, tetapi karena obat kanker dan kemoterapi membuatnya menjadi rapuh, dia terkena infeksi paru-paru," kata Kely, dikutip dari Goal, Senin (5/12/2022).

Kely menjelaskan, gejala infeksi yang dialami oleh ayahnya cukup parah sehingga harus segera dirawat di rumah sakit. Selain itu juga karena dia telah usia lanjut dan sedang menjalani pengobatan kanker.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Raja

"Dia (Pele) tidak di ICU, dia di kamar biasa. Sebagai orang dengan kesehatan yang lebih rentan, lebih baik berada di rumah sakit," tukas putri Pele lainnya, Flavia.

Menurut Flavia, tidak adil untuk menyebut bahwa Pele kini bertahan hidup hanya dengan menggunakan peralatan medis di tengah perawatan paliatif yang sedang dijalaninya.

Maka ketika Brasil menghantam Korea Selatan 4-1dan melaju ke perempat final, para penggemar memiliki permintaan sederhana untuk tim : Menangkan Piala Dunia untuk Pele.

Pele, yang bernama asli Edson Arantes do Nascimento, adalah bintang bagi Brasil saat memenangkan Piala Dunia pada tahun 1958, 1962 dan 1970.

“Bagi kami, Pele adalah rajanya,” kata Arlem, seorang penggemar Brasil dari Rio de Janeiro, sambil menunjuk mahkota imajiner di atas kepalanya.

“Kami mencintainya. Kami mengidolakannya dan kami ingin dia berumur panjang dan sehat sehingga dia bisa menyaksikan Brasil memenangkan Piala Dunia.”

Sementara banyak penggemar yang hadir di Qatar untuk Piala Dunia 2022 tumbuh dengan mendengar cerita tentang kehebatan Pele, dan menonton video lama tentang kehebatannya dalam mencetak gol. Beberapa diantaranya cukup beruntung untuk menontonnya bermain secara langsung.

3 dari 4 halaman

Terbaik

Flamenco, seorang penggemar sepak bola dari Kolombia, melihat Pele bermain di Mexico City saat Brasil mengalahkan Italia di final Piala Dunia 1970. “Pele akan selalu menjadi pesepakbola terbaik yang pernah ada,” katanya.

Dilansir dari Al Jazeera, Flamenco mengatakan prestasi Pele membuatnya menonjol di antara semua orang yang datang sebelum dan sesudahnya. “Diego Maradona sangat bagus, dan Lionel Messi adalah pemain yang luar biasa, tapi Pele? Dia memenangkan tiga Piala Dunia, bagaimana orang bisa menandinginya?”

Pasangan Ronnie dan Mary Portillo dari Kolombia yang tumbuh besar menyaksikan Pele menunjukkan sihirnya, setuju akan hal itu. “Saat dia tumbuh besar, dia membawa olahraga ini ke tingkat yang baru,” kata Mary.

Pele duduk di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa Brasil dengan 77 gol dalam 92 pertandingan.

Mary memuji Pele dan tim Brasilnya di tahun 1960-an dengan memperkenalkan konsep "Jogo Bonito" (permainan indah) ke dunia, dan berkata, "Orang Brasil adalah pemain terbaik, mereka selalu memainkan jogo bonito."

"Jogo Bonito" adalah frasa dalam Bahasa Portugis yang artinya "bermain indah" atau "bermain cantik".

4 dari 4 halaman

Jogo Bonito

 

Seperti dilansir dari laman Bleacher Report, Pele dianggap menjadi pencetus sekaligus perwujudan frasa “Jogo Bonito” terutama saat bermain membela timnas Brasil.

Sebelum tim turun ke lapangan di Stadium 974, mereka dikirimi pesan motivasi oleh sang legenda sendiri. Dalam sebuah pesan yang diposting di akun Instagramnya pada hari Senin (5/12/2022), Pele mengatakan kepada tim Brasil bahwa dia akan mengikuti pertandingan dari ranjang rumah sakitnya.

“Saya akan menonton pertandingan dari sini di rumah sakit dan saya akan mendukung Anda masing-masing,” tulisnya.

Ikon berusia 82 tahun itu mendesak Brasil untuk memperpanjang rekor trofi Piala Dunia mereka dengan memenangkan satu lagi di Qatar.

Brasil secara bergantian mengibarkan spanduk besar Pele saat mereka merayakan kemenangan mereka bersama para penggemar. Setelah itu, para pemain mendedikasikan kemenangan mereka untuk Pele, dan mengatakan ingin mengangkat trofi untuknya.

“Dia membutuhkan banyak kekuatan dari kami dan kemenangan ini untuknya. Kami berharap dia bisa keluar dari situasi ini dan kami bisa menjadi juara untuknya,” kata Vinícius Júnior, yang mencetak gol pertama Brasil.

Brasil secara bergantian mengibarkan spanduk besar Pele saat mereka merayakan kemenangan mereka bersama para penggemar. Setelah itu, para pemain mendedikasikan kemenangan mereka untuk Pele, dan mengatakan ingin mengangkat trofi untuknya.

“Dia membutuhkan banyak kekuatan dari kami dan kemenangan ini untuknya. Kami berharap dia bisa keluar dari situasi ini dan kami bisa menjadi juara untuknya,” kata Vinícius Júnior, yang mencetak gol pertama Brasil.

Di stadion, para penggemar Selecao yang berbaju kuning – sebutan untuk tim Brasil – merayakan kemenangan tim mereka dengan sukacita. Tapi penyebutan nama Pele saja membangkitkan emosi yang berbeda di dalamnya. Renato Pelaquim, dari Sao Paulo, berjuang keras untuk menjelaskan apa arti Pele bagi beberapa generasi orang Brasil.

“Dia menempatkan Brasil di peta dunia dengan sepak bolanya, membawa harapan dan kegembiraan selama bertahun-tahun kepada rakyat Brasil,” kata Pelaquim.

“Dengan membawa tiga gelar Piala Dunia ke Brasil, dia (Pele) memberikan kebahagiaan yang tak terukur kepada orang-orang yang telah melihat kesulitan dan kesedihan selama bertahun-tahun.”

Sekarang, kata Pelaquim, sudah waktunya bagi generasi bintang Brasil saat ini untuk melangkah demi pahlawan mereka.

Negara kita mengalami kekacauan ekonomi dan politik lagi, jadi kami membutuhkan tim ini untuk melakukan hal yang sama dan membuat orang melupakan rasa sakit mereka, dan memberikan harapan terakhirnya kepada Pele,” katanya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS