Maroko Ketagihan Cetak Sejarah di Piala Dunia 2022, Spanyol Bakal Jadi Korban?

Kiper Maroko, Yassine Bounou optimistis, negaranya mampu mengalahkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022.

Diperbarui 05 Desember 2022, 14:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kami ingin membuat masyarakat kami gembira lagi. Kami sudah mempersiapkan diri. Maroko sudah menjadi lebih baik dan lebih baik di Piala Dunia usai melewati berbagai laga dan saya yakin kami dalam kondisi siap untuk bertanding melawan Spanyol," kata pria karib disapa Bono itu.

"Spanyol akan memaksa kami untuk menampilkan permainan terbaik. Ini akan jadi laga yang kompetitif. Jadi ini akan sampai pada detailnya. Kami haru siap secara mental dan fisik."

Bukan Lawan Mudah

Spanyol memang bukan lawan yang mudah bagi Maroko. Tim Matador juga datang dengan kekuatan yang menjanjikan. Terlepas dari kekalahan 1-2 yang sempat dialami dari Jepang pada laga terakhir grup E, Spanyol dihuni materi-materi pemain kelas dunia. Kualitas tim ini sudah dibuktikan saat menang 7-0 atas Kosta Rika dan menahan imbang Jerman 1-1. 

Meski demikian, Bounou sedikit banyak sudah mengenal tim Matador. Maklum, pria kelahiran 5 April 1991 tersebut sudah cukup lama bermain di liga utama Spanyol, yakni La Liga.

Pada tahun 2014-2016 lalu, Baounou sempat memperkuat Atletico Madrid. Dia kemudian pindah ke Girona setelah sempat dipinjamkan ke Real Zaragoza. Pada tahun 2019 lalu, Bounou kembali dipinjamkan ke Sevilla sebelum akhirnya ditebus dan jadi kiper reguler sejak tahun 2020.

Bersama Sevilla, Bounou sudah tampil 76 kali di berbagai kompetisi. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan