Belgia Dilarang Kenakan Jersey Pemanasan Warna-Warni di Piala Dunia 2022

FIFA melarang penggunaan jersey pemanasan Belgia yang penuh dengan warna-warni selama Piala Dunia 2022 Qatar.

Diterbitkan 22 November 2022, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta FIFA melarang penggunaan jersey pemanasan Belgia yang biasa dipakai para pemain di lapangan selama sesi waming-up sebelum pertandingan di Piala Dunia 2022. Belgia belum menerima alasan dari FIFA atas larangan jersey pemanasan mereka, karena tidak ada pesan atau simbol apa pun di atasnya.

Hanya saja keterangan sementara yang diberikan bahwa jersey pemanasan Belgia dapat diasumsikan dapat menyebabkan masalah. Tampilan jersey pemanasan Belgia penuh dengan potongan warna warni, seperti merah, pink, kuning, dan hitam.

"Semua negara bingung. FIFA sangat mengejutkan. Kita perlu menganalisis hubungan kita secara kritis,” kata Peter Bossaert, Kepala Asosiasi Sepak Bola Belgia dilansir dari metro.co.uk, Selasa (22/11/2022).

Belgia baru memulai laga perdana di Piala Dunia pada Kamis 24 November 2022 dini hari WIB melawan Kanada. Kemudian tim asuhan Roberto Martinez juga berhadapan dengan Maroko dan Kroasia pada laga berikutnya di Grup F.

Beberapa hari sebelum turnamen dimulai, Belgia diminta melakukan beberapa perubahan kit di menit-menit terakhir atas perintah FIFA. Belgia terpaksa mengganti seragam tandang berwarna putih karena ada kata 'love' di bagian dalam kerah jersey dan tidak terlihat dari luar.

Kapten Belgia Eden Hazard direncanakan mengenakan ban kapten OneLove sampai FIFA turun tangan agar mengurungkannya karena bisa mendapat ancaman kartu kuning. Sebelumnya Harry Kane, Gareth Bale, dan Virgil van Dijk juga telah membatalkan mengenakan ban kapten OneLove.

Ban Kapten

Sebelumnya, FIFA dilaporkan dengan tegas sudah melarang kapten menggunakan ban pelangi (rainbow armband) di Piala Dunia 2022.

Armband tersebut digunakan sebagai bentuk solidaritas kepada komunitas LGBT yang didiskriminasi. Qatar termasuk negara yang masih melarang homoseksualitas.

FIFA melarang adanya aksesoris tambahan, kecuali telah disetujui oleh mereka. FIFA disebut telah memberikan armband alternatif untuk digunakan sebagai solidaritas.

Setelah Era Generasi Emas

Belgia yang sekarang bukanlah Belgia yang beberapa tahun lalu. Bahkan, era generasi emas Belgia dianggap sudah lewat dengan kehadiran beberapa pemain baru.

Di antaranya adalah Charles De Ketelaere (Club Brugge), Hans Vanaken (Club Brugge), Leander Dendoncker (Wolverhampton Wanderers) dan Arthur Theate (Bologna).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Meski demikian, nama-nama beken akan tetap berada di skuad, contohnya semisal: Eden Hazard, Thibaut Courtois, Romelu Lukaku, dan Kevin de Bruyne. Dari keempat nama tersebut, mungkin hanya De Bryune dan Courtois yang bisa dikatakan berbahaya. Karena pemain seperti diketahui, Hazard, Lukaku, bukan lagi pilihan utama di timnya masing-masing.

Halaman
Show All
Budiman, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan