Senegal Tanpa Sadio Mane di Piala Dunia 2022, Belanda Tetap Waspada

Bek Belanda, Nathan Ake memandang Senegal tetap berbahaya meski kehilangan penyerang andalannya, Sadio Mane, di Piala Dunia 2022.

Diperbarui 20 November 2022, 22:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Keyakinan Ake muncul karena hadirnya Louis Van Gaal yang kembali menjadi arsitek De Oranje untuk kali ketiga. LVG sampai rela menunda pensiun untuk menukangi Memphis Depay dan kawan-kawan pada Piala Dunia 2022 di Qatar.

Hasilnya terbukti, Timnas Belanda hanya kalah sekali dari sepuluh kali pertandingan di kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022. Atas hasil tersebut, De Oranje lolos ke Qatar sebagai pemuncak grup.

“Kami pergi ke Qatar dengan rekor tak terkalahkan yang panjang. Kami sangat percaya diri. Beberapa game terakhir dalam build up sangat bagus. Kami telah meningkat sebagai sebuah tim," ujar Nathan Ake dilansir dari The National.

Ia juga menilai kehadiran LVG sebagai arsitek tim juga sangat membantu. Instruksi yang disampaikan oleh mantan pelatih Manchester United itu dinilai cukup jelas dan membuat semua pemain mengerti serta tahu apa yang harus dilakukan di lapangan pertandingan.

Pada sesi latihan, Ake menyebut LVG lebih sering membiarkan para pemainnya berlatih dengan bola. Untuk itu, menurut Ake dari sisi build up permainan dan penguasaan bola, Timnas Belanda semakin membaik.

“Kami mungkin bisa sedikit meningkatkan apa yang kami lakukan dengan bola. Sebagai sebuah tim saya merasa kami meningkat dan kami merasa baik. Manajer sangat langsung sehingga semua orang tahu persis di mana mereka berdiri. Itu juga membantu," tambah pemain 27 tahun itu.

 

Punya Barisan Bek Tangguh

Pada beberapa pertandingan terakhir LVG sering menerapkan skema formasi 5-3-2 yang diyakini lebih defensif. Bahkan, Ake menyebut LVG sempat memberikan instruksi khusus agar menjaga catatan clean sheet atau nirbobol pada beberapa laga kualifikasi dan petandingan Nations League.

Di formasi 5-3-2, Ake diplot menjadi bek tengah kiri di samping Virgil van Dijk. Pada skema ini, Ake diharuskan mampu menguasai bola dengan baik untuk mengalirkan ke lini tengah, tidak jarang Ake perlu menggiring bola sampai tengah lapangan.

Skema defensif yang berbeda dari taktik LVG pada edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya, diyakini Ake menjadi modal penting untuk menjadi kampiun. Meskipun De Oranje memiliki catatan yang kurang baik di Piala Dunia dengan tiga kali final dan tiga kali juga gagal juara.

“Kami telah menjalani turnamen sepak bola bersama di Euro ketika kami tidak melakukannya dengan baik. Sebagai sebuah tim, kami berharap banyak dari diri kami saat pergi ke Qatar, beber Ake.

"Sulit untuk mengatakan seperti apa kesuksesan itu, tetapi secara pribadi Anda pergi ke turnamen untuk memenangkannya jika tidak, Anda sebaiknya tidak pergi," sambung dia.

 

Bersahabat dengan Van Dijk

Ake menyebut bahwa peraannya di Manchester City dan Timnas Belanda cukup berbeda. Di bawah asuhan Pep Guardiola, Ake justru lebih sering menjadi bek tengah atau inverted bek kiri.

Kendati demikian, ia mengaku tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi. Dia bilang bahwa sebagai pemain timnas sudah terbiasa dengan perbedaan formasi dan slema gaya pemainan setiap pelatih di klub dan timnas.

“Jelas cara kami bermain di sini berbeda dengan cara kami bermain dengan tim internasional. Tapi kami sudah terbiasa satu sama lain sekarang di skuad Belanda. LVG telah menjadi manajer kami selama beberapa tahun terakhir, jadi kami tahu formasi dan apa yang dia inginkan darinya," paparnya.

“Kita harus mengubah pola pemainan lagi segera setelah kembali ke tim nasional. Kami semua tahu persis apa yang harus kami lakukan sehingga tidak sulit lagi untuk beralih dari klub ke negara," ungkap mantan pemain Chelsea itu.

Menjadi pemain dari Manchester City satu-satunya tidak membuat Ake menjadi sulit berteman di Timnas Belanda. Dia bahkan bersahabat dengan pemain dari Liverpool, klub rivalnya di Liga Primer Inggris, Virgil van Dijk.

“Tidak sulit untuk memisahkan persahabatan klub dan persaingan di turnamen besar, sejujurnya,” kata Ake.

“Virgil adalah salah satu sahabat saya. Setahun kami harus bermain melawan satu sama lain dan pada saat itu dia bukan teman saya lagi. Kami berdua ingin menang tetapi setelah pertandingan selesai, kami kembali berteman," ucapnya lagi.

 

Daftar Pemain dan Jadwal Pertandingan Belanda

Belanda di Piala Dunia 2022 harus kehilangan salah satu gelandang terbaiknya, Georginio Wijnaldum yang masih menjalani pemulihan pascaoperasi akibat cedera patah tulang.

Tetapi kehilangan Wijnaldum diyakini tidak akan banyak berdampak terhadap kekuatan Belanda yang masih memiliki stok pemain tengah.

Apalagi beberapa pemain tengah mereka sedang berkembang pesat seperti Teun Koopmeiners, Frenkie De Jong serta pemain muda seperti Cody Gakpo dan Xavi Simons.

Berikut daftar pemain Belanda di Piala Dunia 2022:

Kiper: Justin Bijlow, Andries Noppert, Remko Pasveer

Belakang: Virgil van Dijk, Nathan Ake, Daley Blind, Jurrien Timber, Denzel Dumfries, Stefan de Vrij, Matthijs de Ligt, Tyrell Malacia, Jeremie Frimpong.

Tengah: Frenkie de Jong, Steven Berghuis, Davy Klaassen, Teun Koopmeiners, Marten de Roon, Cody Gakpo, Kenneth Taylor, Xavi Simons.

Depan: Memphis Depay, Steven Bergwijn, Vincent Janssen, Luuk de Jong, Noa Lang, Wout Weghorst.

Di pertandingan pertama, Belanda akan diuji Senegal. Selanjutnya berhadapan dengan Ekuador dan di laga terakhir penyisihan grup ditantang tuan rumah Qatar.

Berikut jadwal pertandingan Belanda di Piala Dunia 2022:

Senin, 21 November 2022

23:00 WIB - Senegal vs Belanda (Live SCTV, Vidio, Moji, NEX Parabola)

Jumat, 25 November 2022

23:00 WIB - Belanda vs Ekuador (Live SCTV, Vidio, Moji, NEX Parabola)

Selasa, 29 November 2022

22.00 WIB - Belanda vs Qatar (Live SCTV, Vidio, Moji, NEX Parabola).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Mohamad Taufik, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan