Makin Moncer Bersama MU, Alejandro Garnacho Diminta Tetap Konsisten

Alejandro Garnacho mulai menunjukkan kiprah apik bersama MU. Ia berperan penting di balik kemenangan Setan Merah atas Aston Villa di Carabao Cup dengan menyumbangkan dua assist bagi Bruno Fernandes dan Scott McTominay.

Diterbitkan 12 November 2022, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Pada awal musim, dia tidak berada dalam performa terbaiknya. Saat tur (pramusim), dia tidak menunjukkan sikap baik yang seharusnya dia miliki. Itulah alasan Garnacho belum kunjung mendapat kesempatan hingga saat ini,” tutur Fernandes beberapa waktu lalu.

“Dia mulai mendapat peluang karena dia berlatih dengan lebih baik. Dia juga punya sikap yang berbeda. Oleh karenanya, dia layak memperoleh kesempatan (dari pelatih),” sambung penggawa internasional Portugal.

Bukan Kali Pertama

Ini bukanlah kali pertama Garnacho menjadi sorotan kala tampil bersama MU. Sang pemain juga menuai banyak pujian usai menyumbangkan gol semata wayang dalam laga kontra Real Sociedad di matchday ke-6 Grup E Liga Europa pada Jumat (4/11/2022) lalu.

Aksi Garnacho sukses membuatnya memecahkan rekor di klub. Ia berhak masuk ke buku sejarah MU karena berhasil mencetak gol debut pada usia 18 tahun dan 125 hari.

Garnacho memecahkan rekor abadi yang dipegang legenda Setan Merah George Best selama 58 tahun. Pesepak bola kelahiran 2004 kini menjadi pemain luar Inggris termuda yang mencetak gol untuk MU Setan Merah kompetisi antarklub Eropa.

Best sebelumnya sangat lama memegang rekor tersebut berkat gol yang dilesakkannya ke gawang Djurgardens IF pada tahun 1964, saat ia baru menginjak usia 18 tahun dan 158 hari.

Kiprah luar biasa Garnacho membuat pendukung MU berharap sang pemain benar-benar dapat mengikuti kisah sukses Best. Pemain asal Irlandia Utara sebelumnya diketahui merupakan salah satu legenda MU setelah tampil moncer di usia muda.

Tumbal Garnacho

Sayangnya, kesuksesan Garnacho bersama MU membuat pemain lain bakal menjadi tumbal. Laporan Diario AS menyebut Setan Merah terancam ditinggal wonderkid-nya Facundo Pellistri. Ia merasa kalah saing dengan penggawa Argentina.

Masa depan Garnacho diperkirakan akan lebih cerah dibanding Pellistri. Kondisi sulit itu membuat Pellistri frustrasi, hingga membulatkan tekad untuk angkat kaki dari MU secara permanen pada bursa transfer Januari 2023 mendatang.

Pellistri ingin pindah ke klub yang bisa memberikan jaminan bermain di tim utama. Sang penggawa diklaim lebih suka pindah secara permanen. Kendati demikian, ia juga tak masalah jika MU pada akhirnya cuma bisa melepanya  dengan status pinjaman.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan