Sejarah dan Evolusi 22 Bola Piala Dunia dari Masa ke Masa, Part 2

Yuk lihat evolusi dari 22 buah bola yang di desain khusus untuk pertandingan terpopuler, Piala Dunia.

Diterbitkan 30 Oktober 2022, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia telah tumbuh pesat menjadi turnamen yang dinantikan seluruh penggemarnya dari berbagai belahan dunia. Tak sedikit penonton yang hanya perduli akan pertandingannya saja, tanpa tertarik untuk mengetahui serba serbi yang ada, salah satunya bola.

Tanpa bola, mungkin pertandingan ini terlihat seperti kerumunan orang yang sedang berlarian di tengah lapangan hijau. Tanpa bola, namanya mungkin akan berubah pula menjadi sepak udara. Itu mungkin, tapi tentu saja tidak.

Pada hakikatnya, bola dalam pertandingan sepak bola sangatlah penting. Jika mau ditelaah lebih dalam, bola yang dipakai saat Piala Dunia pun telah melakukan banyak evolusi hingga saat ini.

Ada 22 buah bola yang di desain khusus untuk pertandingan Piala Dunia. Mereka telah melalui banyak perubahan dan tranformasi dari segi desain, teknologi, hingga akurasi yang semakin akurat.

Mulai dari Piala Dunia pertama berlangsung di Uruguay pada 1930. Kemudian masuk dimana era Adidas memperkenalkan bola Telstar klasik pada Piala Dunia 1970 Meksiko, hingga bola Al-Rihla yang dipersembahkan untuk Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Mengutip dari ESPN.com, inilah 22 evolusi bola dalam turnamen Piala Dunia, dari era yang lebih sederhana hingga profesionalisme ultramodern yang tentunya para penggemar sepak bola perlu ketahui.

Apa saja? Ini dia ulasan lengkap bagian kedua.

1. (Adidas Telstar) Piala Dunia 1970, Meksiko

Revolusi sesungguhnya terjadi pada 1970, dimana brand kenamaan Adidas mengambil alih pangsa pasar turnamen Piala Dunia sebagai produsen bola. Tak hanya itu, 1970 juga menjadi Piala Dunia pertama yang berwarna dalam sejarah.

Sebab, tahun tersebut telah diluncurkan satelit komunikasi bernama Telstar 1 yang mampu menyiarkan tayangan dengan format berwarna.

Bola Telstar pun diambil dari sama satelit yang resmi dibangun pada 1962, yang kala itu memberi dampak perubahan begitu luas pada kehidupan manusia, tak terkecuali turnamen Piala Dunia.

Telstar merupakan akronim dari kata Television dan Star. Bola ini memiliki 32 panel yang terdiri dari 12 panel berbentuk pentagonal berwarna hitam dan 20 panel berbentuk hexagonal berwarna putih.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Perubahan besar yang terjadi membuat Piala Dunia 1970 ikut memberikan andil dalam meningkatkan popularitas sepak bola, khususnya Piala Dunia sebagai kompetisi paling bergengsi.

Halaman
Show All
Fany Triany, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan