PSV Eindhoven vs Arsenal: Kekalahan di Philips Stadion Jadi Pelajaran Penting Buat Mikel Arteta

Sebenarnya, Arsenal hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan lolos ke fase gugur sebagai juara grup di Liga Europa.

Diterbitkan 28 Oktober 2022, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Manajer Arsenal, Mikel Arteta, seperti diberi peringatan tentang seberapa cepat hal-hal dapat berubah dalam sepak bola. Ini dirasakannya setelah Arsenal kalah 0-2 di tangan PSV Eindhoven di matchday kelima Liga Europa, Jumat dini hari WIB (28/10/2022).

Pada pertandingan itu, pelatih asal Spanyol itu melakukan rotasi dengan membuat lima perubahan. Rotasi dilakukan usai Arsenal meraih hasil imbang 1-1 lawan Southampton di Liga Inggris.

Perubahan dilakukan Arteta untuk menjaga skuadnya tetap segar, dengan pemain seperti Bukayo Saka dan Gabriel Jesus beristirahat setelah memulai di bangku cadangan. Tapi, pertandingan kemarin sama sekali berbeda dari laga pertama mereka di Emirates.

Sebenarnya, The Gunners hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan lolos ke fase gugur sebagai juara grup. Namun, gol Joey Veerman dan Luuk de Jong membuyarkan harapan Arsenal memetik tiga poin.

Dengan kemenangan ini PSV Eindhoven memantapkan posisi di peringkat kedua dengan poin 10 sekaligus memastikan kelolosan ke babak selanjutnya. Sementara itu, Arsenal masih menduduki puncak klasemen dengan poin 12.

Kurang Memuaskan

Sebelumnya, disebut-sebut Arsenal disebut mulai kehabisan tenaga dalam beberapa pekan terakhir. The Gunners memang tidak kalah, tapi hasil-hasil pertandingan dan permainan di lapangan kurang memuaskan.

Arsenal ditahan imbang Southampton 1-1 dalam duel lanjutan Liga Inggris 2022/23. Hasil itu kurang memuaskan bagi pasukan Mikel Arteta, meski mereka masih di puncak klasemen.

Mulai Berat

Sebelum laga tersebut, Arsenal hanya menang tipis 1-0 di tiga pertandingan beruntun semua kompetisi. Mereka mengalahkan Bodo/Glimt, Leeds United, dan PSV dengan satu gol saja.

Hasil-hasil tersebut mengindikasikan bahwa langkah Arsenal mulai berat untuk bertahan di level tertinggi. Penurunan level permainan Arsenal terlihat dari laga imbang dengan Southampton kemarin. Martin Odegaard dkk. memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, tapi hanya bisa mencetak satu gol.

Pesaing

"Arsenal mengunjungi St. Mary's Stadium seperti tim papan atas yang telah memenangi delapan pertandingan beruntun," kata analis Sky Sports, Zinny Boswell.

"Begitu Xhaka mencetak gol pembuka, rasanya keran gol Arsenal akan terbuka. Southampton tampak kesulitan mengatasi sepak bola Arsenal yang membuat mereka disebut sebagai pesaing tangguh musim ini."

Klasemen

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tempat Menonton Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026

AY Yustiawan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan