126 suporter yang meninggal tersebut disebabkan mereka terinjak-injak karena kerusuhan yang pecah. Tragedi ini merupakan yang terburuk di sepak bola Afrika.
Akibatnya sepakbola Ghana harus dihentikan selama satu bulan penuh. Selain itu, pemilik klub yang terlibat dalam pertandingan tersebut juga memberikan bantuan kepada korban tewas.
Tragedi Pintu Neraka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4177770/original/015684700_1664675271-20221002-Kerusuhan-Malang-Vs-Persebaya-AP-2.jpg)
Dalam tragedi yang disebut sebagai Pintu Neraka tersebut, ada 74 korban jiwa dan 150 orang terluka. Kerusuhan tersebut terjadi usai pertandingan River Plate vs Boca Juniors di Stadion Monumental. Kerusuhan ini menjadi salah satu yang paling parah dalam sejarah sepak bola.
Dari seluruh korban jiwa, 71 orang di antaranya adalah suporter Boca Juniors. Mereka terjebak tidak bisa keluar usai pertandingan.
Dalam penyelidikan selama tiga tahun, tidak ditemukan oknum yang bersalah atas tragedi tersebut. Akhirnya Asosiasi Sepakbola Argentina memberikan santunan untuk keluarga korban sebesar Rp1,4 miliar
Tragedi Heysel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4177769/original/048357200_1664675269-20221002-Kerusuhan-Malang-Vs-Persebaya-AP-1.jpg)
Di Inggris, insiden yang tak kalah memilukan juga sempat terjadi di final Liga Champions 1985. Tragedi Heysel yang terjadi di Brussels saat final Liga Champions mempertemukan Juventus vs Liverpool.
Pertandingan itu juga berakhir ricuh. Kericuhan pecah setelah kedua suporter saling mengejek satu sama lain. Akibatnya 39 suporter Juventus tewas dalam kerusuhan tersebut.
Setelah diusut, suporter Liverpool dinyatakan bersalah atas tragedi tersebut. Akibatnya UEFA menjatuhkan sanksi berupa pengucilan klub-klub Inggris di sepak bola selama lima tahun.
Kerusuhan Luzhniki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4177773/original/021944400_1664675277-20221002-Kerusuhan-Malang-Vs-Persebaya-AP-5.jpg)
Kejadian ini terjadi pada 20 Oktober 1982 yang mengakibatkan 66 orang tewas. Saat itu, desak-desakan pun tak terelakkan. Polisi mencoba mencegah penonton yang sudah di luar agar tak masuk lagi. Mereka juga mencegah penonton yang mencoba keluar dari stadion.
Akibatnya, justru terjadi perlawanan dari dua arah. Ini yang membuat keadaan semakin memburuk. Desakan tak hanya terjadi dari dalam, tapi juga dari luar.
Yang di luar ingin memastikan gol kedua Spartak dan merayakannya, yang di dalam merasa puas dan ingin segera keluar. Sementara polisi Uni Soviet yang waktu itu terkenal ganas, bertindak keras juga. Ratusan orang tewas terinjak-injak.
Ratusan lainnya luka-luka ringan dan berat. Sebab, kekacauan berubah seperti kerusuhan masal. Massa makin tak terkendali, sementara ruang bergerak menjadi sangat sempit.
Korban yang tewas dalam kejadian tersebut rata-rata masih berusia remaja. Mereka meregang nyawa setelah terinjak-injak oleh suporter yang lain,
Akibatnya pemilik Stadion Victor Kokryshev dan manejer stasion Yuri Panchikhin ditahan oleh pihak berwajib. Selain itu ada juga Wakil Direktur Lyzhin dan kepala polisi Mayor Koryagin yang didakwa bersalah.
Â
Â
Tragedi Hillsborough
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1102281/original/096619700_1452039438-_20160106AFP_Liverpool_v_Stoke_05.jpg)
Tragedi Hillsborough adalah catatan hitam dalam sepak bola yang terjadi pada 15 April 1989. Kala itu, Liverpool melawan Nottingham Forest dalam laga semifinal Piala FA di Hillsborough Stadium.
Namun, pertandingan tersebut terpaksa dihentikan karena membeludaknya suporter hingga ke area pertandingan. Sebanyak 766 penonton pun dilaporkan mengalami luka-luka dan 96 pendukung Liverpool dinyatakan meninggal dalam tragedi tersebut.
Penyelidikan pada 2016 menemukan kesalahan polisi dalam membuka pintu keluar sebelum kick-off menyebabkan kecelakaan fatal. Awalnya, polisi mengklaim para supprter yang mendobrak gerbang. Akan tetapi, klaim tersebut tidak benar.
Â
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4866719/original/017032400_1718697583-Pajak1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497481/original/095565600_1770631238-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T163415.626.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4177915/original/030135000_1664686223-Para_pemain_Arema_dilindungi_tameng_dari_Polisi_untuk_memasuki_ruang_ganti._agar_pemain_tidak_terkena_lemparan__1_.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293456/original/054507100_1783717417-000_B9W36UY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293465/original/017817900_1783718956-063_2285562554.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293455/original/048931800_1783717383-000_B9W36VN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110960/original/024723100_1783047145-sp7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289078/original/032461700_1783391107-bel11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291435/original/001786200_1783562166-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292618/original/088093700_1783634462-000_B9T74UT.jpg)