Sukses

Louis Van Gaal Banyak Inovasi, Kini Rekrut Pelatih Voli Untuk Kiper Belanda di Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Jakarta Juru taktik timnas Belanda, Louis van Gaal merupakan pelatih senior yang dihormati dan dikagumi. Catatan prestasinya tidak sembarangan, dari klub-klub ternama hingga menangani tim nasional.

Ia sosok yang punya banyak inovasi, dan juga sikap arogan, ceplas-ceplos. Selain itu, ia dikenal memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk menunjukkan kemampuannya. Van Gaal tidak peduli soal usia, asal pemain itu dinilainya punya kemampuan akan dipasangnya dalam laga termasuk di Piala Dunia 2022.

"Filosofi Bayern membuat saya nyaman, kenapa? Moto mereka adalah 'Mia san Mia (Kita adalah kita)'. Dan saya adalah saya: percaya diri, arogan, dominan, jujur pekerja keras dan penuh inovasi," ujarnya saat diperkenalkan sebagai pelatib Bayern pada 2009 silam.

Legenda Manchester United, Ryan Giggs pernah memberikan penilaiannya pada sosok Van Gaal. Ia melihat kesamaan van Gaal dengan Alex Ferguson.

"Saya melihat kesamaan van Gaal dengan Sir Alex. Tapi, ia memiliki beberapa inovasi kecil yang Anda lihat dalam diri seorang pelatih, dimana Anda pikir itu sangat brilian. Saya melihat itu khususnya pada pertandingan besar," kata Giggs.

Orang masih ingat bagaimana Van Gaal melakukan pergantian kipper yang tidak biasa saat perempat final Piala Dunia 2014 menghadapi Kosta Rica.

Cillessen yang tampil baik selama 90 menit dan tambahan waktu mengamankan gawangnya dari serangan Kosta Rika ditarik keluar, digantikan Krul. Van Gaal mengatakan bahwa Krul memang sudah disiapkan untuk kemungkinan adu penalti.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Pelatih Voli

Kini, tinggal dua bulan bergulirnya Piala Dunia 2022 di Qatar, Van Gaal kembali melakukan inovasi dengan merekrut pelatih voli untuk mengasah kemampun kipper dalam mengantisipasi penalti.

Dia menggantikan Jasper Cillessen dengan Tim Krul yang sebelumnya belum pernah mencatatkan menit bermain di Piala Dunia 2014.

Inovasi Van Gaal jitu. Krul berhasil menghalau dua tendangan lawan dan membawa Belanda ke semifinal setelah menang 4-3 atas Kosta Rika via adu penalti.

Pelatih timnas Belanda, Louis van Gaal, kembali melakukan inovasi. Jelang Piala Dunia 2022, dia merekrut Peter Murphy, pelatih voli untuk mengasah kemampuan kiper dalam mengantisipasi penalti.

Murphy lahir di Kanada, tetapi sekarang tinggal di Uden, Belanda. Dia berkarier sebagai pemain voli dan kemudian menjadi pelatih voli.

Pada tahun 1978 dan 1985, dia mendapatkan penghargaan Volleyball Coach of the Year. Selain itu, Murphy juga bekerja sebagai Direktur Teknik Asosiasi Bola Voli Belanda.

3 dari 4 halaman

Penalti

Perekrutan Murphy yang mantan pemain voli itu disampaikan van Gaal dalam konferensi pers, 19 September 2022 lalu.

"Penalti itu penting. Murphy akan melakukan tes dengan para pemain, juga berbicara dengan para pemain tentang cara mempermalukan lawan, ada juga sumber daya untuk itu," ucap Van Gaal dilansir dari media Belanda, Voetbal International.

"Jika sains mengatakan demikian, maka kami akan melihat apakah dapat mempraktikkannya. Kami sedang mencari penendang penalti terbaik. Di semua turnamen menjadi jelas bahwa penalti biasanya menentukan," tambahnya.

Apa peran penting Murphy sehingga direkrut dan bisa membantu para penjaga gawang Belanda menjadi lebih baik?

"Karena dia mempelajari itu (penalti). Dia tidak hanya belajar bola voli, dia mempelajari ilmu lain dan dia memiliki pengetahuan tentang itu," ujar van Gaal.

4 dari 4 halaman

Negara Pertama

"Saya tidak ingin terlalu lama, karena mungkin akan lebih banyak negara yang melakukannya. Kami mungkin negara pertama yang melakukan ini secara ilmiah," katanya.

"Saya bukan spesialis itu. Saya akan melihat apa yang akan dia lakukan dan bagaimana para pemain bereaksi, dan kemudian saya akan membuat keputusan," ujar mantan pelatih Barcelona itu.

Direncanakan ada enam penjaga gawang dalam sesi adu penalti khusus yang akan diuji.

Saat ini ia telah memanggil empat kiper untuk beraksi pada lanjutan UEFA Nations League 2022-2023. Mereka adalah Jasper Cillessen (NEC Nijmegen), Mark Flekken (Freiburg), Andries Noppert (Heerenveen), dan Remko Pasveer (Ajax Amsterdam),

Van Gaal yang sebelumnya pernah menangani De Oranje pada pada 2000-2002 dan 2012-2014 diangkat menjadi pelatih Belanda pada awal Agustus 2022 lalu. Usai Piala Dunia 2022 ia akan digantikan oleh Ronald Koeman.

Pelatih berusia 69 tahun mengambil alih posisi pelatih timnas Belanda pasca kepergian Frank de Boer yang meninggalkan jabatan tersebut pada bulan lalu setelah timnas Belanda tersingkir di babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021). Van Gaal yang banyak melahirkan pemain-pemain muda itu sering menyoroti posisi kipper. Bahkan jika diijinkan FIFA dia ingin memboyong empat kiper ke Piala Dunia 2022.

"Saya belum yakin karena FIFA belum memberi kami kejelasan tentang masalah ini (membawa empat kiper), tapi saya pikir logis untuk melakukannya," tutur Van Gaal.

Belanda yang banyak melahirkan pemain-pemain hebat ibarat “raja tanpa mahkota”. Sejak pertama berpartisipasi di Piala Dunia 1934, Belanda sampai kini belum pernah merasakan gelar juara.

Di Piala Dunia 2022 De Oranje tergabung di Grup A bersama Ekuador, Qatar, dan Senegal. Di atas kertas, timnas negara kincir angin itu menjadi tim unggulan untuk menjadi juara Grup A dan melaju tahap berikutnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.