Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, Ini Harapan Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali punya harapan khusus jelang penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023. Ia berharap perhelatan kali ini dapat dijadikan sarana menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan ajang sepak bola bergengsi, sehingga nantinya kembali dipercaya oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah kompetisi level senior.

Diperbarui 18 September 2022, 11:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya berharap, karena kita dipercaya oleh FIFA, kita harus tunjukkan kita (bisa) menjadi tuan rumah yang baik. Kita ramah kepada para peserta dari berbagai negara, dan tentu kita berikan kesan yang baik kepada siapa pun yang datang, baik itu tim resmi maupun para pendukungnya. Kita beri kesan kepada mereka bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah,” imbuhnya.

Peluncuran Maskot

Sebelumnya, FIFA bersama PSSI resmi meluncurkan maskot untuk Piala Dunia U-20 2023 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta pada Minggu (18/9/2022). Maskot tersebut dinamai Bacuya, yang merupakan akronim dari Badak Cula Cahaya.

Acara peluncuran maskot Piala Dunia U-20 dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Sekjen PSSI Maaike Ira Puspita, hingga Direktur Turnamen FIFA Jaime Yarza.

“Hari ini, kita meluncurkan maskot (Piala Dunia U-20), yang tetap juga (mengandung rasa) ke-Indonesia-an, yaitu Badak Jawa–hewan yang hanya ada di Indonesia. Kita doakan agar perhelatan Piala Dunia tahun depan bisa berjalan dengan sukses, lancar, aman, dan terkendali,” ujar Ketua Umum PSSI.

Makna Maskot

Adapun Bacuya mengacu pada hewan endemik Tanah Air, Badak Jawa. Meski memiliki karakteristik yang pendiam dan pemalu, Bacuya dipercaya mampu menjadi garda pertahanan terdepan untuk membela dan memperjuangkan hak-hak anak muda dalam berekspresi.

“Sebenarnya intinya Bacuya adalah defender. Jadi dia itu pertahanan terdepan. Kita melihatnya bukan karena (karakteristiknya yang) diam dan pemalu, tetapi karena dia pertahanan terdepan untuk generasi muda,” jelas Wasekjen PSSI Maaike Ira Puspita mengenai filosofi Bacuya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan