Senam Irama Tanpa Alat Bertumpu pada Gerakan Dasar Tangan dan Kaki

Senam dapat menjaga kebugaran tubuh di kala pandemi.

Diterbitkan 12 September 2022, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kegiatan senam irama yang dialunkan dengan irama musik dapat mengatasi stress dan membantu merelaksasikan tubuh. Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih sehat dan bugar.

Kunci utama menjaga kebugaran jasmani adalah melakukan aktivitas fisik. Tak perlu melakukan aktivitas fisik yang berat, senam irama menjadi pilihan terbaik bagi kamu yang ingin menjaga kebugaran jasmani.

Senam irama dapat membuat perasaan hati menjadi senang, sehat dan pertumbuhan tubuh menjadi seimbang. Pasalnya, senam ini hanya membutuhkan alunan musik yang diikuti dengan gerakan dasar yaitu langkah kaki dan tangan.

Organisasi Senam Irama di Indonesia

Dalam catatan sejarah, olahraga senam di Indonesia sempat dilarang oleh Jepang kala itu. Sampai pada akhirnya, induk organisasi senam di Indonesia dibentuk pada 14 Juli 1963.

Dalam buku berjudul Bentuk-Bentuk Dasar Gerakan Senam oleh Dr Sutopo Adi M.Kes, nama induk organisasi senam Indonesia adalah PERSANI dipelopori dalam ajang pesta olahraga GANEFO (Games of The New Emerging Forces).

Sejarah awal dibentuknya PERSANI, dipelopori oleh R. Suhandi yang pada masa awal dibentuknya menjadi ketua pertama PB Persani.

Sama seperti induk organisasi cabang olahraga lainnya, Persani tentu memiliki tujuan awal saat dibentuk.

Inti pokok dari tujuan dibentuknya Persani, ditujukan untuk menyiapkan, membina, melatih dan melahirkan atlet senam hingga bisa mencapai puncak prestasinya.  

Selain itu, Persani juga menjadi wadah komunitas untuk mengembangkan aktivitasnya dengan lebih jelas dan matang.

Persani memang dibentuk pada 14 Juli 1963, namun Persani baru benar-benar menjalankan fungsinya sesuai dengan tujuan utamanya yaitu pada 10-22 November 1963.

Manfaat Kebugaran Jasmani

Penting bagi diri untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani. Dengan melakukan aktivitas senam, tubuh menjadi lebih bugar dan sehat.

Manfaat kebugaran jasmani, ternyata tidak hanya berdampak pada badan saja. Di antaranya, yakni manfaat dalam pembentukan gerak, pembentukan prestasi, pertumbuhan sosial dan pertumbuhan badan.

Dilansir melalui buku Pendidikan jasmani, olahraga, dan Kesehatan kelas VII, manfaat kebugaran jasmani dalam pembentukan gerak dapat memenuhi dan menyalurkan keinginan diri untuk bergerak, memiliki kemampuan gerak dan memperluas kemampuan diri untuk bergerak.

Sedangkan, untuk pembentukan prestasi, kebugaran jasmani dapat mengembangkan kemampuan belajar agar lebih optimal dan menguasai emosi diri.

Kebugaran jasmani dalam pertumbuhan sosial, dapat mengembangkan rasa peduli terhadap sesama, dapat mengetahui cara yang tepat untuk melepas lelah dan penat saat waktu senggang.

Terakhir, manfaat kebugaran jasmani dalam pertumbuhan badan adalah dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan rasa tanggung jawab untuk menerapkan pola kehidupan yang sehat, serta dapat mengatasi stress.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Haya Aulia, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan