Bintang Piala Dunia yang Bersinar (dan Gagal) di Liga Indonesia

Jelang bergulirnya turnamen besar di Qatar, menarik untuk melihat sejumlah pemain top dunia jebolan Piala Dunia yang pernah main di Indonesia.

Diterbitkan 08 September 2022, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jelang bergulirnya turnamen besar di Qatar, menarik untuk melihat sejumlah pemain top dunia jebolan Piala Dunia yang pernah main di Indonesia.

Piala Dunia Qatar tinggal menghitung bulan saja dan sudah pasti akan menarik perhatian para pecinta sepak bola dari berbagai penjuru muka bumi. Namun, meski masih belum memiliki prestasi seperti negara-negara Asia lain, Indonesia memiliki magnet tersendiri bagi pemain-pemain top.

Kedatangan pemain-pemain dunia dimulai sejak awal tahun 1990-an lalu. Diawali oleh kedatangan Bertin Ebwelle, bek kiri Kamerun di Piala Dunia 1990. Ketika itu dia direkrut Putra Samarinda pada 1991-1992.

Setelah itu, Indonesia kedatangan dua pemain dengan nama tenar. Roger Milla didatangkan Pelita Jaya pada tahun 1994. Milla merupakan mesin gol Kamerun di Piala Dunia 1990 dan 1994. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia.

Di Indonesia, Milla masih menujukkan ketajamannya dengan mencetak 23 gol dalam 23 pertandingan bersama Pelita Jaya. Pada 1995-1996 saat membela Putra Samarinda, Milla sukses mencetak 12 gol dalam 18 laga.

Lalu giliran Mario Kempes bergabung dengan Pelita Jaya pada tahun 1993. FYI, Kempes adalah bintang Timnas Argentina yang berhasil merebut gelar juara Piala Dunia 1978. Ketika itu, ia juga menjadi top skorer turnamen dengan torehan enam gol.

Pada usia 39 tahun, Kempes sukses mencetak 12 gol dalam 18 pertandingan.

Main di Piala Dunia Setelah Main di Indonesia

Di tahun 1996, Pelita Jaya kembali datangkan pilar Timnas Argentina, Pedro Pasculli, yang tampil di Piala Dunia 1986. Ia mencetak 12 gol dalam 18 pertandingan.

Satu tahun berselang, Pelita Jaya mendatangkan Maboang Kesack yang juga pilar Kamerun pada Piala Dunia 1990 dan 1994. Pada musim 1997, ia mencetak 12 gol dalam 24 laga sebelum akhirnya memutuskan pensiun di usia 30 tahun.

Jules Onana juga bintang Kamerun tahun 1990 yang sempat malang melintang di Liga Indonesia bersama Persma Manado (1997-2000), Persis Solo (2001) dan Pelita Jaya Krakatau Steel (2003).

Paling menarik adalah Mahouve Marcel asal Kamerun. Ia sempat membela Putra Samarinda di tahun 1995-1997 dengan koleksi delapan gol dalam 42 pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Setelah itu, Marcel hijrah ke Montpellier di Liga Prancis hingga memenangkan Piala Intertoto tahun 1999. Ia bahkan bergabung dengan Timnas Kamerun untuk Piala Dunia 1998. Artinya, prestasinya makin moncer setelah main di Indonesia. Prestasi terbaik Marcel lainnya adalah juara Piala Afrika bersama Kamerun pada tahun 2000. Ia bahkan sempat kembali ke Indonesia pada 2008-2009 memperkuat Persita Tangerang dengan torehan dua gol dalam 18 laga. Pemain Timnas Kamerun di Piala Dunia 1990 lain yang pernah main di Indonesia adalah Jean-Pierre Fiala. Ia tampil bersama Persema Manado pada 1996 sampai 1998.

Halaman
Show All
Anry Dhanniary, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan