Sukses

Kejurnas IBCA MMA Berlangsung Meriah, Diikuti 300 Atlet dari 21 Provinsi

Liputan6.com, Jakarta- Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) menggelar Kejuaraan Nasional atau Kejurnas di Jakarta pada 3 dan 4 Agustus 2022. Antusiasme peserta mengikuti ajang ini sangat tinggi, sekitar 300 peserta bersaing menjadi yang terbaik.

Kejurnas IBCA MMA berlangsung di Gedung Serbaguna Antarikshe Koopsud I Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Kejurnas ini diadakan untuk mengakomodir dan membina para petarung MMA amatir di Indonesia.

Kejurnas IBCA MMA ini merupakan edisi pertama. Namun antusiasmenya begitu besar. Peserta Kejurnas IBCA MMA datang dari berbagai daerah di Indonesia. 300 peserta yang ikutan berasal dari 21 daerah dari total 28 Pengprov IBCA MMA di seluruh Indonesia.

Pada Kejurnas IBCA MMA ini mempertandingkan tiga kategori yakni Standing Fighting, Senior MMA dan Junior MMA. Total ada tiga kelas yang dipertandingkan dari 40 kg sampai 80 kg. Kejurnas IBCA MMA menghadirkan pertarungan antar atlet wanita.

"Olahraga ini sudah jadi trend di luar negeri. Di Indonesia sudah ada tapi yang profesionalnya. Kan tidak pas jika profesionalnya ada tapi amatirnya belum ada," ketua umum IBCA MMA Marsma TNI (Purn) Dwi Badarmanto M.T yang didampingi Sekjen Maraden Lumbantoruan.

"Kami sudah memiliki 28 pengurus provinsi yang semuanya solid. Peserta saat ini 300. Kalau saja masing-masing setiap pengurus provinsi punya kemampuan secara finansial, animonya bakal semakin luar biasa."

 

 

2 dari 3 halaman

Rencana IBCA MMA

IBCA MMA sudah memiliki sederet program untuk jangka pendek dan menengah demi kemajuan MMA amatir di Indonesia. Peserta Kejurnas ini bakal ada yang dipilih mengikuti Kejuraan Dunia MMA Profesional pada November mendatang di Bali.

"Jangka panjang IBCA bisa mengikuti event-event tak cuma skala nasional tapi internasional. Untuk jangka pendek saya akan memilih tiga atau empat juara yang sekarang ini seleksi yang akan dieksebisikan pada kejuaraan dunia MMA profesional di Bali pada tanggal 25 November. Kami sendiri juga akan mencanangkan IBCA Open Championship. Itu bakal lebih meriah lagi," lanjut Dwi Badarmanto yang merupakan mantan Kadispen TNI AU.

"Harapan saya kejurnas ini jadi titik tolak bangkitnya olahraga beladiri campuran amatir. Saya melihat antusias dari pengurus provinsi dari 28 yang mengirim 21. Itupun juga ada yang mengirim dalam jumlah banyak atlet."

3 dari 3 halaman

Atlet Senang

Para peserta menyambut baik diadakannya Kejurnas IBCA MMA. Mereka senang bisa unjuk gigi di ajang resmi dan berharap event ini bisa terus berkelanjutan ke depannya.

"Saya puas ini merupakan pertandingan MMA amatir pertama saya. Hasil latihan selama ini bisa dipraktekan di sini. Ajang ini sangat luar biasa. Kalau bisa diadakan rutin setiap tahun karena bagus mengembangkan bakat anak-anak yang suka MMA daripada disalurkan lewat tawuran mending di event seperti ini," ujar salah satu petarung wanita Intan Ratih Kumalasari kepada Liputan6.com.