Ketika Ronaldo Ngamuk di Piala Dunia 2018, Kiper MU sampai Bikin Blunder

Cristiano Ronaldo tampil menjadi pahlawan Portugal saat menghadapi Spanyol pada laga perdana fase grup Piala Dunia 2018.

Diterbitkan 30 Juli 2022, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Aksi ini kemudian membikin De Gea disorot. Namanya seketika menjadi perbincangan di jagat media sosial dunia.

Di babak kedua, duel berjaln lebih menarik. Diego Costa kembali mencetak gol dan membuat La Furia Roja menyamakan kedudukan padamenit ke-55. Dia mencetak gol setelah berhasil melanjutkan operan Sergio Busquets.

Spanyol berbalik unggul tiga menit kemudian melalui gol Nacho Fernandez. Ia melakuan tendangan first time yang tidak dapat dihalau Rui Patricio pada menit ke-58.

Cristiano Ronaldo tampil menjadi pahlawan Portugal. Pada menit ke-88, dia melengkapi hattricknya setelah membobol gawang Spanyol melalui eksekusi tendangan bebas. Pertandingan berakhir dengan skor 3-3. Kedua tim harus berbagi poin di laga perdana.

Performa Terbaik Ronaldo

Usai laga melawan Spanyol, Ronaldo mengungkapkan bahwa itu adalah penampilan terbaiknya selama mentas di Piala Dunia.

"Saya senang. Ini adalah performa terbaik saya di Piala Dunia," kata Ronaldo seperti dilansir dari situs web resmi FIFA.

"Saya senang karena tim bermain baik. Hasil imbang ini menurut saya rasa adil," tutur bintang Real Madrid itu.

Trigol paa laga tersebut juga membuat Ronaldo masuk ke dalam sejarah Piala Dunia yakni pencetak hat-trick tertua sepanjang sejarah Piala Dunia pada usia 33 tahun 130 hari.

Bagi Ronaldo, tiga gol melawan Spanyol merupakan hattricknya yang ke-51. Dan saat ini, pemain 37 tahun tersebut sudah mencatatkan 60 kali hattrick di level negara dan klub, yang membuatnya sebagai raja hattrick di abad ke-21.

Isco Marah Besar, Costa Iri

Kehebatan Ronaldo yang mencetak hattrick ke gawang Spanyol pada laga pertama penyisihan grup B Piala Dunia itu membekas buat gelandang Tim Matador, Isco.

Dia mengaku tak mau membahas tentang Ronaldo dan berbicara dengannya.

"Jangan bicara soal Ronaldo di depan saya. Saya tak akan mau bicara lagi dengan dia setelah apa yang dia lakukan di pertandingan itu," ujar Isco seperti dikutip Goal.com.

"Ronaldo tak punya rata-rata gol yang bagus dari tendangan bebas, tapi saat dia on fire... Dua gol pertamanya memberi dia kepercayaan diri untuk cetak gol ketiga," ucapnya.

Sementara penyerang Spanyol, Diego Costa meraa iri dengan Ronaldo. Sebagai seorang penyerang, dia mengaku ingin menjadi seperti Ronaldo.

"Anda harus memberi selamat kepada Cristiano. Kritik dia dan lihat apa yang terjadi. Lebih baik meninggalkannya sendirian. Saya berharap saya seperti dia," kata Costa dikutip Football Espana.

Piala Dunia Kelima dan Terakhir untuk Ronaldo

Lolosnya Portugal ke Qatar, akan membuat Ronaldo tampil di Piala Dunia untuk kelima kalinya secara beruntun sejak edisi 2006 silam.

Sebelumnya, Ronaldo sudah tampil dalam empat Piala Dunia beruntun, yakni 2006, 2010, 2014 dan 2018.

Dalam sepanjang mengikuti Piala Dunia, Ronaldo sudah memainkan 17 pertandingan. Dia berhasil mencetak tujuh gol dari penampilannya tersebut.

Secara total, Portugal menang enam kali, kalah lima kali dan seri enam kali di Piala Dunia dengan Ronaldo ada di tim.

Mungkin ini akan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo, mengingat usianya saat ini sudah menginjak 37 tahun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan