Juara Tinju Kelas Berat Tertua, George Foreman Mengaku Jadi Korban Pemerasan Dua Wanita dari Masa Lalu

Foreman menyebutkan, bahwa kedua wanita tersebut merupakan anggota keluarga rekan kerja Foreman, empat dekade lalu. Dan kejadian yang dituduhkan terhadapnya juga diklaim terjadi pada era 70-an.

Diterbitkan 14 Juli 2022, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Foreman sempat meninggalkan tinju dan beralih menjadi pendeta. Namun pada tahun 1994 di usia yang sudah 45 tahun dia kembali naik ring dan memenangkan gelar juara kelas berat WBA dan IBF usai mengalahkan Michael Moorer yang berusia 26 tahun. Dia kemudiaan melepas sabut WBA-nya tidak lama setelah laga itu. Setelah sempat mempertahankan, Foreman akhirnya melepas gelar IBF--nya-sabuk juara terakhir yang dipegangnya-- pada 28 Juni 1995. Hingga saat ini, Foreman masih tercatat sebagai petinju tertua yang merebut gelar juara dunia kelas berat. Dia menorehkan itu di usia 46 tahun 169 hari.

Permintaan Istri

Foreman sebenarnya sempat ingin memperbaki rekornya tersebut. Di usia 55 tahun, Foreman berniat bertarung melawan David Tua. Hanya saja, ketika semua persiapan sudah dilakukan dan berjalan dengan baik, Foreman membatalkan niatnya tersebut. Foreman tidak kuasa melawan permintaan sang istri yang melarangnya untuk kembali naik ring sembari berlutut di tanah.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan