Sukses

Raphinha Gabung Barcelona dengan Mahar Rp1,1 Triliun

Liputan6.com, Jakarta Pemain Brasil, Raphinha, dilaporkan sudah menjadi milik Barcelona. Pesepak bola berusia 25 tahun itu didatangkan dari Leeds United dengan mahar mencapai 65 juta poundsterling atau setara dengan kurang lebih Rp1,1 triliun.

Raphinha merupakan salah satu sosok penting yang membantu mengantar The Peacocks lolos dari zona degradasi. Ia tercatat telah memberi kontribusi 11 gol bagi tim yang finis di peringkat 17 klasemen akhir Liga Inggris 2021/2022.

Sayangnya, pemain internasional Brasil itu ingin hengkang dari Elland Road pada musim panas. Kebetulan Chelsea berniat menampung eks pemain Rennes. Klub besutan Thomas Tuchel bergerak cepat untuk menyegel biaya transfer Raphinha.

Akan tetapi, langkah tersebut tak sesuai dengan keinginan sang pemain. Laporan pada awal bulan ini mengklaim Raphinha ogah menyegel kesepakatan dengan The Blues lantaran dirinya ingin hijrah ke Barcelona.

Agen Raphinha, Deco, sempat mengadakan diskusi dengan Barca. Pihaknya berharap agar raksasa La Liga sudi meningkatkan penawaran mereka terhadap Raphinha.

Upaya ini disambut baik oleh Blaugrana. Klub setuju memenuhi permintaan tersebut, asal Raphinha tak menerima tawaran Chelsea dan memberi ruang bagi Barca untuk bermanuver.

Leeds United memang tak ingin melepas Raphinha dengan harga murah. Apalagi, The Peacocks sebelumnya telah menerima tawaran senilai 60 juta poundsterling ditambah 5 juta poundsterling dari Chelsea.

Blaugrana mau tak mau harus menyamai angka tersebut jika ingin membajak Raphinha. Beruntung, klub yang finis di peringkat dua klasemen akhir Liga Spanyol musim lalu itu sanggup membayar harga yang diinginkan Leeds.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Liga Champions

Selain Chelsea dan Barcelona, Arsenal sejatinya juga menaruh hati pada Raphinha. Manajer The Gunners, Mikel Arteta, memang butuh pemain sayap baru untuk memperkuat skuad racikannya jelang kompetisi musim depan.

Akan tetapi, situasi Arsenal tak sejalan dengan kriteria klub yang diidamkan Raphinha. Penggawa Brasil itu konon ingin berkompetisi di level yang lebih tinggi, yakni Liga Champions. Kesempatan tersebut jelas tak mampu diberikan oleh Arsenal.

Meriam London gagal menghidupkan asa meraih trofi Si Kuping Besar musim depan usai, finis di peringkat lima klasemen akhir Liga Inggris 2021/2022 dengan selisih dua poin dari Tottenham.

Sementara itu, Barcelona dan Chelsea sanggup mewujudkan keinginan Raphinha. Keduanya mampu mengamankan tiket menuju Liga Champions, setelah bertengger di posisi empat besar dalam liga masing-masing.

3 dari 4 halaman

Masalah Baru

Di sisi lain, penandatanganan Raphinha memunculkan masalah baru bagi Barcelona. Klub yang ditukangi oleh Xavi Hernandez itu harus menemukan cara untuk menutupi biaya yang dikeluarkan bagi pemain internasional Brasil.

Barcelona pun kini kembali menjajal kemungkinan untuk menguangkan pemainnya. Laporan Mirror mengeklaim Frenkie de Jong merupakan salah satu penggawa prioritas yang bisa dilepas raksasa Catalan di jendela transfer musim panas tahun ini.

Manchester United (MU) diketahui sangat ingin menyewa jasa De Jong. Pelatih baru Setan Merah, Erik ten Hag, punya niatan besar untuk reuni dengan mantan anak asuhnya di Ajax. Sayangnya, upaya transfer De Jong masih terhalang oleh minat sang pemain. Ia diklaim lebih ingin bertahan di Barcelona daripada hijrah ke Old Trafford.

4 dari 4 halaman

Joan Laporta

Joan Laporta juga belum ingin berpisah dengan pemain bintangnya. Sosok yang menjabat sebagai Presiden Barcelona itu bersikeras mempertahankan De Jong, terlepas dari situasi keuangan yang tengah dialami klubnya.

“Ada klub yang menginginkannya, bukan hanya Manchester United. Kami tidak berniat menjualnya. Dia (Frenke de Jong) ingin bertahan (di Barcelona),” ujar Laporta pada awal bulan ini, seperti dilansir dari Metro.

“Frenkie dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Kami senang memilikinya. Saya akan melakukan segala hal yang saya bisa, sehingga Frenkie bertahan di sini,” sambungnya pada kesempatan yang sama.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.